Lawan Ancaman Pihak LBP, Tokoh Nasional Ramai-Ramai Dukung Said Didu

1813
Said Didu

Jakarta, Muslim Obsession – Dukungan kepada Said Didu terus berdatangan usai mendapat ancaman dari pihak Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Said Didu diancam akan dipolisikan usai mengkritik keras Luhut terkait penanganan virus Corona dan ngototnya pemerintah meneruskan proyek Ibu Kota baru.

Selain netizen yang memberikan dukungan lewat tagar #WeAllStandWithSaidDidu yang trending di seantero jagad medsos, mantan Sekretaris BUMN itu juga mendapat dukungan dari banyak tokoh nasional dan politisi.

Antara lain dukungan datang dari mantan Menteri Kehutanan MS. Kaban dan Din Syamsuddin.

“Ayo kita bela Manusia Merdeka Bung Mossad, Mohammad Said Didu, sekali layar berkembang surut berpantang. Puluhan tahun perjuangan kebebasan berpendapat mau dibumkam lagi hny soal “rasa”..” cuit Kaban di akun twitternya @hmskaban.

“Said Didu akan didukung oleh rakyat, dan saya akan ikut serta,” kata Din Syamsuddin lewat akun twiter pribadinya @OpiniDin, Jumat (3/4/2020).

Dukungan untuk Said Didu juga datang dari mantan jubir Presiden KH Abdurrahman Wahid, Adhie Massardi. Tokoh Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini juga turut mengusung hastag #WeAllStandWithSaid.

Kita mulai dengan #FIGHTfromHOME untuk #WeAllStandWithSaidDidu Yahuu…!!,” tegas Adhie di akun Twitter @AdhieMassardi.

Sementara itu dari Negeri Paman Sam, founder Nusantara Foundation Imam Shamsi Ali juga memberikan dukungan melalui akun twitternya.

“Jika anda alergi bahkan phobia kritikan, jangan duduk di posisi publik. Apalagi dalam sebuah tatanan demokrasi. Marah atau tersinggung ketika dikritik rakyat, menandakan anda tidak dewasa dalam demokrasi. Demokrasi membuka pintu luas mengoreksi kekuasaan. #WeAllStandWithSaidDidu,” cuit @ShamsiAli2, Jumat (3/4/2020).

Sebelumnya, juru bicara Menko Luhut, Jodi Mahardi, menuntut Said Didu minta maaf kepada Luhut terkait komentar Said Didu di kanal YouTube soal penanganan virus Corona di Indonesia.

“Bila dalam 2×24 jam tidak minta maaf, kami akan menempuh jalur hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku,” kata Jodi Mahardi kepada wartawan (3/4). (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here