Lahan di Burin Palestina Disita Pasukan Israel

1079
Seorang anak laki-laki memegang bendera Palestina di depan tentara Israel (Foto: Ilustrasi/Truthaholics)

Palestina, Muslim Obsession – Pasukan Israel memasuki desa Burin untuk menyita sebidang tanah yang dimiliki oleh sekolah menengah setempat. Demikian disampaikan Yahia Kadous, kepala dewan kota desa Burin.

Burin adalah sebuah desa Palestina dekat kota Nablus di Tepi Barat. Menurut Kadous, anggota dewan menolak untuk bertemu dengan personil tentara Israel atau menerima pemberitahuan apapun terkait penyitaan.

“Kemudian, tentara mulai menembaki tabung gas air mata di sekolah tersebut. Hingga semua siswa merasa ketakutan,” tutur Kadous.

Ia menambahkan, tentara berusaha menyita tanah Palestina di desa-desa dengan dalih menjaga keamanan. Dalam beberapa tahun terakhir, pihak berwenang Israel telah menyita sekitar 1.000 meter persegi properti sekolah tersebut dan sekarang berusaha untuk menyita lebih banyak.

Dikelilingi oleh tiga permukiman ilegal Yahudi, Burin adalah lokasi bentrokan yang sering terjadi antara penduduk Palestina, tentara Israel dan pemukim Yahudi. Kadang-kadang mereka menyerang sekolah dan rumah-rumah Palestina di desa tersebut.

Dikutip dari Al-Jazeera, Selasa (13/3/2018), pasukan Israel telah menggunakan gas air mata, hingga puluhan penduduk desa Palestina berhamburan. Termasuk beberapa anak sekolah, di dekat kota Nablus Tepi Barat.

Pasukan Israel juga telah menahan 16 orang Palestina dalam serangan pada Senin (12/3/2018) waktu setempat, di Tepi Barat yang dikuasai Israel.

Menurut laporan Palestina, sekitar 6.400 warganya saat ini ditahan di penjara Israel. Termasuk puluhan perempuan dan 300 anak di bawah umur. Sekitar 450 di antaranya berada di bawah penahanan administratif Israel.

Setidaknya, dua belas anggota Dewan Legislatif Palestina tetap berada dalam tahanan tentara Israel. Mereka sering melakukan kampanye penangkapan di Tepi Barat, dengan dalih mencari orang-orang Palestina yang masuk dalam daftar pencarian orang. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here