Kungker di Kediri, Menag Sampaikan Pesan Presiden

406

Kediri, Muslim Obsession – Melakukan kunjungan kerjanya ke Jawa Timur menyambangi Pondok Pesantren Lirboyo di Kota Kediri dan Pondok Pesantren Al Falah di Kabupaten Kediri, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan membawa pesan presiden.

Dalam kesempatan tersebut, sebelumnya Menag menyampaikan permohonan maaf atas tertundanya kunjungan ke Kediri lantaran bertepatan dengan agenda sidang kabinet.

Diakui Fachrul Razi, sejatinya kunjungan dan bertemu para ulama di Kediri sudah dilakukan jauh-jauh hari. Namun terhalang dengan agenda sidang kabinet.

Menag juga menyampaikan Pesan Presiden untuk para ulama di Jawa Timur bahwa misi pemerintah dengan NU sama yakni membangun umat.

“Pesan Presiden Joko Widodo misi kita sama dengan NU,” kata Fachrul Razi, seperti dikutip dari Kemenag, (22/11/2019).

Mewakili tuan rumah, KH Abdullah Kafabihi Mahrus dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapan kepada Menag agar menindaklajuti UU Pesantren dengan turunannya yakni Perpres maupun Peraturan Menteri Agama (PMA).

Selain tentang UU Pesantren, Pengasuh PP Lirboyo juga menitipkan pesan kepada Menag terkait bahaya radikalisme yang kini sejalan dengan program pemerintah dalam menangkal radikalisme dan intoleransi.

“Kami juga berharap Kemenag membangun Asrama Haji di Kediri serta membantu proses perizinan program Mahad Aly,” tutur KH Abdullah.

Terkait hal itu, Fachrul Razi mengatakan, pasti akan ditindaklanjuti.

Di penghujung silaturahmi Menag menerima buku Fiqih Kebangsaan yang diserahkan KH Anwar Mansur.

Usai dari PP Lirboyo Menag didampingi Plt Kakanwil Kemenag Jatim bertolak ke Pondok Pesantren Al Falah di Kabupaten Kediri. Di PP Al Falah Menag disambut KH Zainudin Djazali, KH Nurul Huda, KH Fuad Munim dan ibu nyai Hj Lailatul Badriyah. (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here