Kronologi Ditemukannya Mayat Editor Metro TV

83

Jakarta, Muslim Obsession – Warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan digegarkan dengan temuan mayat seorang pria bernama Yodi Prabowo. Ia ditemukan tergeletak pinggir Tol JORR Pesanggrahan Jalan Ulujami Raya, Ulujami, pada Jumat (10/7/2020) siang.

Kronologi penemuan jenazah editor Metro TV itu bermula saat ada tiga orang anak kecil yang sedang main layang-layang di pinggir jalan tol pada Jumat siang. Tak sengaja anak kecil itu melihat ada orang tergeletak seperti orang tidur di pinggir jalan. Setelah diliat ternyata mereka menemukan Yodi sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Mengetahui ada jenazah, anak-anak itu kemudian melaporkan ke warga, lalu warga yang berada di lokasi sekitar langsung menghubungi polisi. Kepala Unit Reskrim Polsek Pesanggrahan Iptu Fajhrul Choir mengatakan, jenazah Yodi ditemukan pukul 11.45 WIB.

Polisi yang datang ke lokasi langsung mengumpulkan sejumlah barang yang diduga milik mayat pria.

Barang-barang tersebut mulai dari dompet berisi KTP, NPWP, kartu ATM, sepeda motor Honda Beat warna putih bernomor B 6750 WHC, tiga STNK, uang sebesar Rp 40.000, helm, jaket, dan tas milik korban.

Kemudian, Yodi diketahui sebagai karyawan Metro TV. Di Metro TV, Yodi bekerja sebagai editor.

Metro TV sendiri sudah mengonfirmasi, dan menyebutkan bahwa Yodi terakhir terlihat bertugas di kantor Metro TV tiga hari yang lalu, tepatnya pada Selasa (7/7/2020) pukul 15.00-22.27 WIB.

“Kami tahunya keluarganya melapor belum sampai ke rumah juga. (Yodi) ditelepon tak merespons. Kemudian keluarga melapor ke kantor. Kami langsung telepon ke teman-teman dekat,” kata Direktur Utama Metro TV Don Bosco Selamun.

Dalam tubuh Yodi juga terdapat luka tusuk di bagian dada. Di dekat mayat ditemukan juga sebilah pisau. “Saat ini jenazah dibawa ke RS Polri. Untuk keterangan lebih jelas, silakan tunggu hasil otopsi,” kata Don Bosco.

Hilang tiga hari

Sebelum ditemukan, Don Bosco menyebutkan, Yodi terakhir terlihat di kantor pada Selasa lalu. Artinya, sejak Selasa hingga Jumat sudah tiga hari Yodi tidak pergi ke kantor dan pulang ke rumah.

Dari keterangan tempat Yodi bekerja, pihak keluarga juga coba mencari keberadaan Yodi dengan menelepon, namun tidak ada respons. Pihak kantor juga mencoba menghubungi teman-teman dekat Yodi.

Didug kuat Dodi dibunuh, sebab tak ada barang berharga milik Yodi yang dirampas pelaku. Barang-barang utuh dan masih seperti semula. Sepeda motor, surat-surat, dan ponsel milik juga Yodi Prabowo tidak hilang.

Semua barang tersebut ditemukan tidak jauh di sekitar lokasi penemuan jenazah. Atas peristiwa ini, Metro TV meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus kematian wartawannya.

“Kami minta polisi untuk melakukan pengusutan tuntas. Ada tindak kekerasan, kita harus kejar pelaku,” Don Bosco Selamun, Jumat. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here