Kreatif! Dai Parmusi Sulap Pos Ronda Jadi Tempat Dakwah

179
Dai Parmusi Sulawesi Selatan, Ustadz Rahim Mayau saat mengajari anak-anak mengaji Al-Quran di pos ronda. (Foto: istimewa)

Makassar, Muslim Obsession – “Tak ada rotan, akar pun jadi”. Pepatah ini sudah sangat lekat dengan kehidupan masyarakat di Tanah Air. Bukan sembarang pepatah, karena ia menjadi kalimat pelecut bagi bangsa ini untuk terus berpikir dan bertindak kreatif.

Ini pula yang dilakukan Dai Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) asal Makassar, Ustadz Rahim Mayau. Di tengah keterbatasan lahan dakwah, ia menyulap pos ronda menjadi tempat berdakwah.

Tepatnya, pos ronda yang berada di Lorong Raudhah Kompleks Mangga Tiga Permai Daya Kelurahan Paccerakkang Makassar, sejak 11 Juni 2020, menjadi Pos Ronda Mengaji dan Perpustakaan Lorong Raudhah Indonesia.

“Awalnya pos ronda ini hanya jadi tempat nongkrong, hampir tidak pernah berfungsi sebagai pos jaga. Saya tergerak untuk memfungsikannya sebagai tempat anak-anak dan ibu-ibu belajar mengaji,” ujarnya kepada Muslim Obsession, Senin (15/6/2020).

Bahkan tak cuma menjadi tempat mengaji, pos ronda tersebut juga multifungsi karena digunakan juga sebagai perpustakaan dan tempat konsolidasi warga.

Ustadz Rahim pantas berterima kasih kepada warga sekitar dan beberapa Lembaga yang telah membantunya, seperti Lembaga Zakat Nasional Baitul Mal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Sulawesi Selatan dan Gerakan Sayang Buku Ibu Suka Membaca.

Sekretaris PW Parmusi Sulsel ini menegaskan bahwa Pos Ronda Mengaji dan Perpustakaan Lorong merupakan implementasi syiar dan ikhtiar untuk menguatkan kecintaaan pada Al-Quran, minat baca, dan belajar Islam.

“Pos ini adalah bentuk implementasi dari pelatihan Dai Parmusi Sulawesi Selatan yang mengusung tema ‘Berikrar dan Beriqra’,” jelas pemrakarsa berdirinya Pesantren Lorong Raudhah Indonesia ini.

Ustadz Rahim mengaku kiprahnya berdakwah lebih giat termotivasi ucapan Ketua Umum Parmusi H. Usamah Hisyam saat kegiatan Daurah Dai Virtual pada 21 Ramadhan yang lalu.

Saat itu, Usamah mengingatkan bahwa dakwah Illallah pasti mendatangkan pertolongan Allah subhanahu wa ta’ala karena siapapun yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya dan meneguhkannya.

“Di antara bentuk pertolongan Allah itu adalah partisipasi berbagai pihak mendukung dakwah yang kita jalankan,” tegas Usamah, seperti ditirukan Ustadz Rahim. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here