Korupsi di Kemensos, Bukti ‘Ramalan’ Gus Dur Benar?

164

Jakarta, Muslim Obsession – Terjeratnya Menteri Sosial Juliari Batubara dalam kasus korupsi bantuan sosial bencana Covid-19 turut menggemparkan publik. Pasalnya di tengah ekonomi masyarakat yang sulit, pejabat pemerintah justru menilap uang rakyat.

Kementerian sosial pun akhirnya banyak disorot oleh masyarakat sampai kemudian muncul kembali ‘ramalan’ mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang sudah sejak awal memutuskan untuk membubarkan Departemen Sosial atau sekarang Kementerian Sosial.

Kebijakan Gus Dur di awal pemerintahannya yang membubarkan Departemen Sosial sempat dikritik banyak pihak. Meski menuai protes dari banyak kalangan, lembaga tersebut tetap dibubarkan Gus Dur sampai tokoh NU ini akhirnya mengungkapkan alasannya membubarkan Depsos.

Baca juga: Bansos Dikorupsi, Saatnya Presiden Harus “Bertangan Besi” kepada Menterinya

Pernyataannya terungkap dalam acara Kick Andy yang tayang di Metro TV setelah beberapa tahun Gus Dur dilengserkan dari jabatannya sebagai presiden.

“Satu yang masih menjadi perdebatan sampai sekarang adalah ketika Gus Dur membubarkan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan. Kalau Departemen Sosial dulu, apa alasan persisnya sementara banyak orang terlantar harus diayomi oleh departemen itu,” tanya Andy F. Noya yang memandu acara Kick Andy.

“Karena departemen itu yang mestinya mengayomi rakyat ternyata korupsinya gede-gedean, sampai hari ini!” jawab Gus Dur tegas.

Baca juga: Ada Menteri Ditangkap KPK, Jokowi Dinilai Gagal Cegah Korupsi

Ketika ditanya Andy bahwa membunuh tikus tidak harus membakar lumbungnya, Gus Dur mengakui hal itu memang benar. Akan tetapi, menurut Gus Dur, tikus sebagai perumpamaan koruptor telah menguasai lumbung.

“Memang, tapi karena tikusnya sudah menguasai lumbung,” ujar Gus Dur disambut dengan tepuk tangan penonton Kick Andy.

Rekaman video yang diambil beberapa tahun silam itu akhirnya viral kembali usai Mensos Juliari Batubara tertangkap KPK belum lama ini.

Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Facebook KH. Abdurrahman Wahid, Ahad (06/12/2020) dan langsung dibanjiri komentar-komentar warganet. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here