Kopi Sehat UBM: Tauhid dan Semangat Perjuangan

113

Oleh: Ustadz Buchory Muslim (Ketua Lembaga Komunikasi dan Penyiaran Islam (LKPI) PP PARMUSI, Direktur An-Nahl Institute Jakarta, Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Ummat)

DAHULU para pejuang Negri ini memperjuangkan kemerdekaan dan persatuan, tetap menjaga akidah dan mengokohkan tauhìdnya dengan semangat jihad atau perjuangan yang luar biasa.

Mereka berjuang penuh mujàhadah sehingga Alláh-pun memenuhi janjiNya dengan anugerah kecerdasan spiritual, emosional dan intelektual yang nyaris sempurna.

BACA JUGA: Kopi Sehat UBM: Jadilah Diri Sendiri

Rela menerima ‘upaya terselubung’ menghapus basic penerapan syariat bagi pemeluknya dalam tujuh kata piagam Jakarta, ternyata diilhami kalimah Tauhíd yang tentu lebih tinggi maqomnya, bahkan dalam Undang-undang dasar 1945 disebutkan NEGARA BERDASARKAN KEPADA KETUHANAN YANG MAHA ESA, bukan gotong royong apalagi kebudayaan!

Artinya sangat jelas bahwa, negara ini adalah NEGARA BERTUHAN alias NEGARA BERTAUHID. Bukan negara berdasarkan gotong royong apalagi kebudayaan!

Karenanya, apapun tindakan dan sikap kita dalam menghadapi kondisi kekinian dalam semua lini, ingatlah bahwa kita ini hamba Alláh dan selaku khalifah-Nya, siapapun dan apapun jabatan kita !

BACA JUGA: Kopi Sehat UBM: Hakikat Kemerdekaan

Struggle that you do today is the single way to build a better future” Perjuangan yang kamu lakukan hari ini merupakan cara untuk membangun kualitas yang lebih baik di hari esok.

Jangan pernah menyerah apalagi meratapi kegagalan. Karena kegagalan yang sesungguhnya adalah ketika kita memilih untuk menyerah, dan putus asa.

Sahabatku fillàh, hidup ini pilihan maka pilihlah untuk bangkit dan tidak tenggelam dalam keputus-asaan ketika kegagalan menghampiri untuk mendapatkan yang lebih baik. Karenanya kita punya perisai, yakni PERISAI TAUHÎD.

Alláh ﷻ telah berfirman:

 وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

” ……dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Alláh. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Alláh, hanyalah orang-orang yang kafir,” (QS. 12 : 87).

والله أعلم وبارك الله فيكم

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here