Kopi Sehat UBM: Selesaikan Masalah Tanpa Masalah

197

Oleh: Ustadz Buchory Muslim (Ketua Lembaga Komunikasi dan Penyiaran Islam PP Parmusi, Direktur An-Nahl Institute Jakarta)

Manusia itu tertidur, dan baru akan sadar setelah ia meninggal dunia. Lalu ia akan merasa menyesal setelah ia sadar. Akan tetapi tatkala mereka menyesal, maka saat itu sudah tidak ada artinya lagi sebuah penyesalan.

Kejarlah mimpi di dunia ini sesukamu, sampai suatu saat kamu akan sadar kalau itu hanya mimpi.

Hanya karena orang lain berbuat tidak baik kepada kita, bukan berarti kita harus membalasnya dengan cara yang sama.

Membenci hanya merugikan kita sendiri, karena sebagian besar orang yang kita benci tidak akan peduli dengan kebencian kita.

MOVE ON DARI MASALAH

Tidak mudah untuk menjalani kehidupan positif di tengah banyak masalah yang menumpuk.

Masalah adalah bagian dari kehidupan. Jangan membuat diri Anda mengalami kesengsaraan dan penderitaan oleh masalah.

Kapan saja masalah bisa muncul untuk mengganggu ketenangan hidup. Ketika ketenangan terganggu, maka segala sesuatu sulit untuk dikerjakan dengan baik.

Jangan membiarkan masalah membuat sukacita dan kegembiraan Anda hilang.

Terimalah keadaan yang sedang dihadapi, berpikirlah yang positif, dan yakinlah bahwa segala sesuatu pasti bekerja sesuai kehendak Tuhan.

Ketenangan dan kesabaran menjadi hal yang penting saat menghadapi masalah. Mulailah dari dalam diri Anda sendiri untuk membangun keyakinan dan kekuatan agar bisa menyelesaikan masalah.

Jadilah bijak dan mulailah langkah-langkah untuk melewati masalah dengan baik. Selalu bertindak positif dan berniat baik atas semua hal yang Anda alami.

والله أعلم وبارك الله فيكم

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here