Kopi Sehat UBM: Kalau Bukan Al-Quran, Mau Percaya Apa Lagi?

108

Oleh: Ustadz Buchory Muslim (Ketua Lembaga Komunikasi dan Penyiaran Islam PP PARMUSI – Direktur An Nahl Institute Jakarta – Dewan Pendiri Asean University Internasional)

فَبِأَىِّ حَدِيثٍۭ بَعْدَهُۥ يُؤْمِنُونَ

“Maka kepada perkataan apakah selain Al-Quran ini mereka akan beriman?” (QS. Al-Mursalat [77] : 50).

BERULANG kali Al-Quran menasihati dan memperingatkan orang-orang kafir agar mau beriman. Namun, tetap saja mereka selalu ingkar bahkan kemudian menolak dengan berbagai macam dalil dan cara. Itu terjadi dari masa ke masa, dengan model, pola dan cara yang berbeda-beda.

Dengan demikian, maka kepada ajaran mana-kah selain Al-Quran ini mereka akan beriman? Pasti tidak ada lagi, karena Al-Quran dalah kitab petunjuk yang paling sempurna dan paripurna.

Saat Nabiyulláh Muhammad ﷺ diutus, kaum kafir Mekkah bertanya-tanya tentang diri Nabi, da’wah, dan ajarannya, salah satunya adalah perihal hari kebangkitan. Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya di antara mereka?

Sebagai penutup dari dua ayat terakhir ini, Alláh ﷻ mengulang kembali kutukan-Nya terhadap orang-orang yang mendustakan perintah dan larangan-Nya. Kecelakaan besar bagi orang yang mendustakan karena tidak patuh kepada perintah dan tidak mau meninggalkan larangan-Nya.

Setelah mencela orang kafir dengan sangat keras agar mengikuti agama yang benar, maka Alláh ﷻ mengakhiri surah ini dengan menegaskan bahwa orang-orang musyrik dan kafir itu sama sekali tidak mau mendengarkan nasihat para da’i yang mengajak mereka untuk mengikuti ajaran Sang Maha Benar bagi kepentingan kehidupan mereka di dunia dan akhirat.

Alláh ﷻ menyatakan, “Maka kepada perkataan apakah selain Al-Quran mereka akan beriman?”

Jadi dengan keterangan-keterangan Al-Quran yang begitu jelas dan mudah dimengerti disertai dengan bukti-bukti yang jelas, mereka tidak juga mau beriman, maka manakah lagi kebenaran yang mampu membawa mereka kepada petunjukNya ?”

Dari ayat terakhir ini jelaslah bahwa Allah ﷻ telah menetapkan ajaran Al-Quran tentang dunia dan akhirat yang menghimpun sekalian keterangan yang ada, lengkap dengan segala seluk-beluknya sebagai alasan yang kuat.

Dengan demikian, Al-Quran satu-satunya kitab suci yang dikenal manusia yang mengandung keterangan yang begitu jelas dan lengkap. Hanya manusia tidak mau beriman.

Semoga kita yang diberi kesempatan untuk hidup dengan segala nikmatnya ini, mampu menangkap pesan-pesan Iláhiyah yang termaktub dalam kitab petunjuk kehidupan ini sehingga merasakan jalan hidup dan tetap istiqomah dalam dakwah dan perjuangan mulia ini.

والله أعلم وبارك الله فيكم

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here