Konferensi Umat Islam Akan Digelar di Belitung, Apa Saja yang Dibahas?

386
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak disertasi Abdul Aziz berjudul 'Konsep Milk Al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital'.

Jakarta, Obsessionnews.com – Tak lama lagi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Konferensi Umat Islam Indonesia (KUII) ke VII di Bangka Belitung pada 26 hingga 29 Februari 2020. Konferensi tersebut bertema Strategi Perjuangan Umat Islam Indonesia dalam Mewujudkan NKRI yang Maju, Adil, dan Beradab.

Wasekjen MUI, Zaitun Rasmin mengatakan, panitia saat ini terus melakukan berbagai Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun materi dalam konferensi. Banyak hal yang akan dibahas, salah satunya mengenai ekonomi dan pendidikan.

“Nanti akan dibahas mengenai politik, ekonomi, pendidikan,” ujar Zaitun di kantor MUI, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Zaitun mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap politik kini semakin besar seiring dengan munculnya tokoh-tokoh Islam. Terlebih, dalam pelaksanaan Pemilu 2019 lalu.

Sementara, kata Zaitun, di bidang ekonomi kondisinya masih kurang. Gambaran itu ditunjukkan dari adanya kesenjangan antara si kaya dan si miskin. Sedangkan daftar orang miskin banyak dikalangan umat Islam.

Maka dari itu, dalam Konferensi Umat Islam Indonesia ini akan dibahas mengenai strategi agar ekonomi masyarakat dapat berkembang. “Kalau umat Islam maju, bangsa Indonesia juga maju,” ucap dia.

Dalam Konferensi Umat Islam Indonesia ini rencananya akan mengundang MUI di seluruh Indonesia, ormas Islam, Perguruan Tinggi Islam, cendekiawan Muslim, lembaga pesantren. Rencananya akan ada 700 peserta yang akan mengikuti konferensi itu. (Albar)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here