Kokohkan Tali Silaturrahim

72

Oleh: Buya Mas’oed Abidin (Ulama Sumatra Barat)

Silaturrahim adalah menyambung kembali persaudaraan yang pernah terjalin dan atau sempat terputus.

Persaudaraan yang dimaksud bukan hanya persaudaraan yang termasuk dalam lingkungan mahram atau dapat waris mewarisi namun termasuk saudara seiman dan bahkan sebangsa setanah air.

Kunjungi orang-orang yang dahulu pernah dekat untuk menyambung kembali tali silaturrahim yang sempat putus.

Habiskan rasa tidak suka, permusuhan, kebencian dan rasa-rasa ketidaknyamanan kepada para kerabat, seseorang atau siapa pun hingga sampai hari ini saja bila masih ada rasa-rasa seperti itu.

Kunjungan-kunjungan tersebut sedikit banyak pasti lah dapat mengurangi permasalahan yang mungkin pernah timbul dengan orang lain.

Kalau pun tidak ada permasalahan yang pernah terjadi, kunjungan-kunjungan tersebut pasti akan lebih meningkatkan kedekatan dengan seseorang yang dikunjungi.

Kunjungan-kunjungan tersebut juga membuat nama kita selalu disebut dalam setiap pertemuan, diingat setelah perpisahan, dirindukan kehadirannya ketika masih hidup dan dikenang banyak orang ketika sudah tiada sehingga seolah-olah umur kita sangat panjang.

Kunjungan-kunjungan silaturahim itu pasti akan mendatangkan doa dengan doa yang lebih baik karena ucapan “Assalamu’alaikum” kita akan dijawab dengan “Wa’alaikumus-Salam” oleh orang yang kita kunjungi.

Ucapan “Assalamu’alaikum” (selamat atas anda) bahkan akan mendapat balasan yang lebih baik dengan jawaban “Wa’alaikumus-Salam wa Rahmatullah” atau “Wa’alaikumus-Salam wa Rahmatullahi wa Barakaatuh” yang Insyaa Allaah pasti akan mendatangkan rahmat berkah dan rezeki berlimpah bagi orang yang bersilaturahim.

Dari Abu Hurairah ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah ia menghubungkan silaturrahim,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Moga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here