Klarifikasi Imam Shamsi Ali

208

Oleh: Imam Shamsi Ali (Warga negara/Diaspora Indonesia di New York)

Bismillahir Rahmanir Rahim.

Akhir-akhir ini beredar beberapa organisasi dukungan politik kepada kedua kubu calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Di beberapa organisasi itu dalam strukturnya menempatkan nama saya “Ustadz Shamsi Ali” atau “Imam Shamsi Ali”. Sebagian menempatkan saya sebagai pembina. Sebagian lainnya menempatkan saya di posisi penasehat. Dan nama saya ada di kedua kubu.

Perlu saya menyampaikan bahwa secara resmi saya tidak pernah menyatakan bergabung dengan organisasi/kelompok pendukung capres/cawapres mana saja. Saya pasti mendukung salah satu dari dua kubu putra-putra terbaikbangsa itu. Tapi dukungan saya akan diekspresikan di balik bilik “voting” saja. Tentu tidak dipublikasikannya pilihan saya saat ini karena beberapa alasan:

1. Masalah terbesar yang dihadapi umat saat ini adalah persatuan. Umat cenderung terbelah karena penilaian yang berbeda terhadap kedua kubu. Karenanya semoga posisi saya ini tidak menambah luka yang sudah ada.

2. Saya pada posisi menghormati perbedaan penilaian. Namanya juga penilaian atau pandangan politik yang sudah pasti bersifat subjektif. Karenanya saya tidak berada pada posisi afirmatif terhadap salah satu pendapat/penilaian.

3. Dukung mendukung yang kerap melibatkan emosi yang berlebihan menjadikan pijakan moral (akhlakul karimah) menjadi goyah. Karenanya saya memilih menghindari situasi ini.

4. Saya pada posisi ingin menjaga hubungan baik dengan semua pihak, bahkan di tengah panasnya dukung mendukung ini. Saya melihat pada masing-masing kubu ada kebaikan yang perlu diapresiasi dan dihargai.

5. Saya yakin bahwa pada akhirnya Allah SWT yang akan menantukan siapa yang mendapatkan amanah itu. Karenanya terlepas pilihan pribadi nantinya, siapapun yang Allah berikan amanah akan saya dukung.

Demikian sikap saya sampaikan untuk tidak lagi menjadi pertanyaan di sana-sini. Terima kasih kepada mereka yang langsung menghubungi saya dan meminta klarifikasi.

New York, 12 Januari 2019

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here