Kisah Bung Karno Mempopulerkan Peci Hitamnya

166
Peci hitam selalu setia bersama Bung Karno dalam berbagai kesempatan.

Muslim Obsession – Banyak hal yang menarik tentang Ir. Soekarno atau Bung Karno, proklamator dan Presiden pertama Republik Indonesia. Salah satu di antaranya adalah peci hitam yang dipakainya dan menjadi ciri khasnya.

Bung Karno sosok yang pertama kali mempopulerkan peci hitam sebagai identitas diri dan menjadikannya sebagai lambang kebangsaan.

Hal ini dikisahkan Bung Karno dalam buku Penyambung Lidah Rakyat Indonesia yang ditulis oleh Cindy Adams.

Baca juga:

Bung Karno dan Bung Hatta Lebih Samurai dari Samurai

Manisnya Isi Surat Cinta Soekarno, Sjahrir, dan Bung Tomo

Istri Pertama Soekarno, Nenek Maia Estianty

“Minggu terakhir bulan Juni tahun 1921 aku memasuki kota Bandung, seperti Princeton atau kota pelajar lainnya dan kuakui bahwa aku senang juga dengan diriku sendiri. Kesenangan itu sampai sedemikian sehingga aku sudah memiliki sebuah pipa rokok. Jadi bisa dibayangkan betapa menyenangkan masa yang kulalui untuk beberapa waktu,” katanya.

Ia kemudian menuliskan akan kesuksesannya dalam menggunakan peci hitam. Peci hitam tersebut dipakainya saat pertemuan dengan Jong Java sesaat sebelum dirinya meninggalkan kota Surabaya.

“Salah satu daripada egoisme ini adalah berkat suksesku dalam pemakaian peci, kopiah beludru hitam yang menjadi tanda pengenalku, dan menjadikannya sebagai lambang kebangsaan kami. Pengungkapan tabir ini terjadi dalam pertemuan Jong Java, sesaat sebelum aku meninggalkan Surabaya,” ujar Bung Karno.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here