Kisah Arsitek Asal Belanda: Mualaf dan Merancang Masjid Cipaganti

338

Banyak orang-orang di sekitar Schoemaker mulai bereaksi. Para mahasiswanya dari kalangan anak negeri menaruh hormat atas keputusan Schoemaker masuk Islam. Schoemaker seorang berpendidikan tinggi, mempunyai reputasi bagus sebagai arsitek, dan berselera tinggi terhadap seni dan budaya.

Maka keputusan Schoemaker menjadi muslim dianggap turut mengangkat marwah Islam di mata kolonialis. Lazim pada masa itu, kolonialis memandang Islam sebagai agama terbelakang dan umat muslim adalah orang-orang anti-ilmu pengetahuan.

Tetapi Schoemaker enggan repot dengan pendapat orang. Dia terus giat menggali Islam dan bergabung ke organisasi Islam seperti Persatoean Islam Barat di Bandung. Atas nama organisasi itulah dia menulis sebuah pengantar di buku Cultuur Islam karya Mohammad Natsir (kelak menjadi tokoh Masyumi) pada 1937.

Dalam pengantar buku termaksud, Schoemaker memuji Islam sebagai pendorong maujudnya semangat dan peradaban ilmiah di Eropa pada abad pertengahan. Menurutnya, orang-orang Eropa berutang kepada ikhtiar filsuf dan ilmuan muslim dalam mengkaji kembali karya-karya pemikir Yunani dan Romawi di bidang filsafat, kebudayaan, dan sastra.

“Semangat ini dengan lekas masuk ke benua Eropa (terutama dengan melalui Spanyol) dan terus mendirikan persediaan untuk Kebangkitan (Renaissance) pada akhir-akhir Abad Pertengahan,” tulis Schoemaker.

Meski memuji peranan Islam di Eropa, Schoemaker juga mengakui adanya degradasi peradaban pada sebagian besar umat muslim pada abad ke-20. Dengan kata lain, munculnya Renaissance di Eropa justru tidak dibarengi dengan kemajuan Islam di negara-negara lain.

“Kemunduran Kebudayaan Islam yang tadinya amat luhur itu, antara lain, disebabkan oleh percampuran bangsa, dan karena orang-orang Islam di zaman belakangan itu tidak sanggup menjalankan semua ajaran agama yang semulia ini, dengan sempurna, yang pada hakikatnya amat keras mendorong kepada kemajuan dan kemenangan dunia,” ungkap Schoemaker.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here