Kisah Arsitek Asal Belanda: Mualaf dan Merancang Masjid Cipaganti

299
Charles Prosper (C.P.) Wolff Schoemaker. (Foto: lostandwander1976)

Muslim Obsession – Publik Tanah Air masih ramai membincang masuk Islamnya presenter Deddy Corbuzier. Berita Deddy menjadi mualaf segera menyebar karena figurnya yang kadung terkenal ke seantero Indonesia.

Namun, Deddy bukanlah orang Katholik pertama yang menjadi mualaf di Indonesia. Cerita mengenai para mualaf sudah banyak bermunculan sejak dulu. Hanya saja di masa kolonial Belanda tidak banyak orang Eropa yang masuk Islam di Hindia Belanda (Indonesia).

Dua nama dapat menjadi contoh dari yang sedikit itu, yakni Snouck Hurgronje dan Charles Prosper (C.P.) Wolff Schoemaker.

Nama pertama mungkin sudah akrab di telinga masyarakat Indonesia. Kisahnya kontroversial. Snouck adalah seorang mata-mata pemerintah kolonial, mantan penganut Protestan, kemudian menjadi seorang muslim. Dia fasih beragam bahasa dan ilmu-ilmu humaniora sehingga berhasil duduk di kursi profesor Universitas Leiden.

Nama kedua tak begitu sohor seperti Snouck. C.P. Wolff Schoemaker adalah seorang arsitek berkebangsaan Belanda. Dia memberi kota Bandung wajah modern nan apik melalui bangunan rancangannya sepanjang periode 1920—1930-an.C.P. Schoemaker lahir di Banyubiru, Ambarawa, Jawa Tengah, pada 25 Juli 1882.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here