Kiai Said: NU Selamanya Bersama Palestina

191

Jakarta, Muslim Obsession – Rombongan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diundang makan malam oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair al-Shun di kantor Kedutaan Besar Palestina di Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7).

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menegaskan bahwa posisi NU dari dulu tak pernah berubah, selalu setia mendukung kemerdekaan terhadap warga Palestina dari penjajahan bangsa Israel.

“NU selama-lamanya akan selalu bersama Palestina,” kata Kiai Said dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/7/2020).

Menurutnya, Palestina merupakan bangsa yang ramah, mulia, dan beradab. Mereka selama ini selalu dizalimi oleh Zionis Israel. Karenanya, NU selalu memberikan dukungan tergadap Palestina.

“Maka kami selalu bersama Palestina,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah ini.

Palestina, terang Kiai Said selama ini menjadi korban dari kekejaman Zionis Israel. Namun, ironisnya, negara-negara besar, termasuk Amerika Serikat di dalamnya, bersama Israel. “Padahal jelas-jelas Palestina bangsa yang tidak pernah berbuat apa-apa tapi dizalimi oleh Israel,” katanya.

Kiai Said juga menegaskan bahwa Mufti Palestina Sayyid Amin al-Huseini merupakan salah seorang yang pertama kali mengucapkan selamat dan pengakuan atas kemerdekaan Indonesia kepada Bapak Proklamator Indonesia Sukarno.

Sementara itu, Dubes Palestina Zuhair al-Shun menyampaikan terima kasih atas kehadiran rombongan PBNU. Menurutnya, Kedubes ini juga merupakan rumah bagi mereka. “Terima kasih telah datang ke rumah Palestina, yang juga merupakan rumah Anda selamanya,” katanya.

Lebih lanjut, Zuhair juga menegaskan bahwa hubungan yang terjalin antara Indonesia dan Palestina adalah hubungan percintaan, persaudaraan, dan toleran. “Sungguh kita adalah bangsa yang satu,” tegasnya.

Zuhair juga mengatakan bahwa pertemuan tersebut mendiskusikan beragam pemikiran mengenai pesan solidaritas dan cinta. “Kita tadi berdiskusi mengenai beragam pemikiran mengenai pesan solidaritas dan pesan cinta,” pungkasnya.

Selain Kiai Said, pertemuan tersebut juga diikuti oleh Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Ishomuddin, Sekretaris Jenderal H Ahmad Helmi Faishal Zaini, Ketua PBNU H Robikin Emhas, Wasekjen PBNU H Andi Najmi Fuadi dan H Imam Pituduh. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here