Kiai Ma’ruf: Pesantren Harus Ikuti Perkembangan Teknologi

394
KH-MARUF_AMIN
Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin.

Bandung, MuslimObsession.com – Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin menilai pesantren merupakan satu pilar dalam menjaga keragaman dan perbedaan. Oleh karenanya Kiai Ma’ruf juga berharap pesantren bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Metode pendidikan di pondok pesantren harus terus diperbaharui dengan mengikuti perkembangan teknologi,” kata Rais Am PBNU itu dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/10/2017).

Kiai Ma’aruf menambahkan, teknologi dapat menjadi wadah pengkaderan para santri. Menurutnya, santri yang handal dalam penguasaan teknologi nantinya dapat menjadi pemimpin yang menjadi panutan bagi bangsa Indonesia.

“Kalau santrinya pintar, maka nanti akan menjadi kyai yang pintar dan jadi teladan. Bukan cuma umat Islam tapi teladan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Kiai Ma’ruf meyakini dengan hadirnya kiai yang pintar dan menguasai teknologi, maka bangsa Indonesia akan senantiasa berada dalam situasi yang damai, aman, dan menyejukkan. Pasalnya, selalu ada kiai yang mampu meredam dan menjauhkan masyarakat dari ajaran radikal dan intoleran.

“Siapapun yang berniat merusak negara, akan berhadapan dengan kyai dan santri NU,” tutur Kiai Ma’aruf.

Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informasi Rudi Antara mengatakan, perkembangan teknologi di Indonesia, terutama media sosial, selalu memiliki dua sisi. Yakni, sisi baik dan sisi buruk.

Saat ini sisi buruk teknologi lebih mendominasi dunia digital, dengan banyak beredarnya berita hoax atau palsu. Kondisi ini, jelas Rudi, sangat berbahaya. Mengingat, tingkat literasi atau pengetahuan masyarakat tentang media sosial masih rendah.

“Pemerintah perlu mengajak semua elemen bangsa, terutama umat islam atau para santri sebagai umat terbesar di Indonesia, untuk sama-sama proaktif dalam mencegah hal-hal negatif di media sosial,” kata Rudi.

Rudi mencontohkan riset di bidang ekonomi. Riset membuktikan bahwa pada rentang 2014-2016, keyword (kata kunci) yang paling banyak dicari di Google berkaitan dengan fashion adalah hijab. Jumlahnya luar biasa, mencapai 1,2 milyar pencarian.

“Hal ini jadi bukti bahwa banyak hal positif yang bisa dilakukan umat Islam melalui media sosial di bidang ekonomi,” papar Rudiantara. (Fath)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here