Kiai Ma’ruf Lebih Suka Silaturahim, Bukan Kampanye

372
Kiai Ma'ruf Amin
Kiai Ma'ruf Amin (Foto: Lazis-NU

Jakarta, Muslim Obsession – Cawapres KH. Ma’ruf Amin mengaku lebih sering menjalin silaturahim ke pondok-pondok pesantren dalam rangka menyasar konstituen.

Oleh karenanya, Kiai Ma’ruf menyimpulkan ulama tidak suka dengan istilah kampanye ketika dikunjungi. Ulama lebih merasa nyaman saat Kiai Ma’ruf ingin silaturahim.

“Istilah saja kampanye, silaturahmi. Saya istilahnya silaturahmi ke Medan, Lampung, Jawa. Karena objek ketemunya ulama, ulama enggak suka dikampanyekan tapi disilaturahmikan suka sekali,” katanya di Jakarta, Senin (10/12/2018).

Kiai Ma’ruf mengatakan, ia sebenarnya sudah biasa menjalin silaturahim dengan para ulama. Bahkan hal itu sudah dilakukannya jauh sebelum menjadi cawapres. Silaturahim lebih intens terjalin ketika dirinya menjabat Rais Aam PBNU dan ketua MUI.

“Sudah lama jalan, tinggal penguatan sehingga bukan pengaruhi (ulama) tapi sudah terjalin,” ujarnya.

Kiai Ma’ruf menerima kedatangan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir di kediamannya, Senin (10/12). Kedatangan Erick dalam rangka evaluasi hasil kunjungannya ke berbagai daerah.

Salah satu hasilnya adalah bahwa ulama tidak suka dengan konsep kampanye. Seperti dijelaskan Kiai Ma’ruf, dirinya lebih suka menggunakan konsep silaturrahim, bukan kampanye. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here