KH. Zaitun Rasmin: KUII ke-7 untuk Memikirkan NKRI Bukan Hanya Umat Islam

301
Ketua OC Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) KH. Zaitun Rasmin (tengah) saat memimpin konferensi persi di kantor pusat MUI Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Jakarta, Muslim Obsession – Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-7 yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Bangka Belitung (Babel) pada 26-29 Februari 2020 tidak hanya membahas persoalan umat Islam.

Sesuai tema utamanya “Strategi Perjuangan Umat Islam Indonesia untuk mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Maju, Adil dan Beradab”, kongres juga akan membahas persoalan nasional.

“Kongres Umat Islam tidak cuma memikirkan umat Islam saja tapi juga negara. Oleh karenanya tema kongres ini adalah Mewujudkan NKRI yang maju, adil, dan beradab,” kata Ketua OC KUII ke-7 KH. Zaitun Rasmin dalam konferensi pers di Kantor Pusat MUI di Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Kongres akan membahas tujuh bidang, yakni politik, ekonomi, hukum, pendidikan dan kebudayaan, media, filantropi Islam, kehidupan bersama. Puncaknya, peserta kongres akan melakukan semacam deklarasi yang monumental.

Rencananya kongres yang akan dibuka Presiden Joko Widodo itu akan dihadiri 700 peserta di antaranya dari pengurus MUI pusat hingga daerah, pimpinan ormas Islam, perguruan tinggi, pesantren dan pemangku kebijakan lainnya.

“Selain itu juga akan diundang perwakilan 9 parpol. Adapun ormas Islam, saya tegaskan, hanya yang ahlussunnah waljamaah,” ujarnya.

KH. Zaitun menjelaskan, kongres digelar agar umat tidak hanya jadi penonton ketidakadilan dan ketidakberesan di berbagi bidang. Para peserta kongres nantinya akan menyusun strategi umat di sejumlah bidang yang masuk dalam pembahasan.

“Seperti misalnya di bidang ekonomi, kita tentu tidak ingin ekonomi di negara ini hanya dikuasai segelintir orang,” tandasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here