Ketum Parmusi: Perkuat Dakwah Ilallah, Komunisme Otomatis Musnah

563
H. Usamah Hisyam
Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), H. Usamah Hisyam. (Foto: Edwin B/Muslim Obsession)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) H. Usamah Hisyam mengingatkan seluruh kader untuk memperkuat pelaksanaan Dakwah Ilallah di seluruh daerah di Indonesia.

Menurutnya, Dakwah Ilallah harus dilakukan dengan serius dan benar agar keimanan dan ketakwaan umat Islam kepada Allah subhanahu wa ta’ala terbina dengan baik.

“Sebagai ormas Islam yang bergerak di bidang dakwah, Parmusi harus berada di garis terdepan pembinaan Imtak (iman dan takwa) ini. Tak terkecuali Muslimah Parmusi, teruslah berdakwah di semua tingkatan,” kata Usamah saat membuka pengajian Muslimah Parmusi secara online, Ahad (5/7/2020).

Pengajian yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti para pengurus dan kader Muslimah Parmusi pusat dan daerah-daerah.

Usamah menegaskan, Dakwah Ilallah merupakan kewajiban setiap kader Parmusi. Oleh karenanya setiap perilaku dan pemikiran kader Muslimah Parmusi harus berorientasi dakwah, mengajak umat Islam untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan.

“Dakwah itu bisa kapan dan di mana saja, bahkan dengan media apapun. Ingat bahwa Rasulullah menyuruh kita untuk berdakwah meski hanya menyampaikan satu ayat,” tegas Usamah.

Usamah meyakini, jika Dakwah Ilallah ini dilakukan dengan serius didukung manajemen dakwah yang benar, maka tak perlu mengkhawatirkan pemahaman di luar Islam. Begitu pula dengan pemahaman komunis yang saat ini santer ditolak masyarakat Tanah Air.

“Kita tak perlu khawatir dengan ideologi komunis jika setiap Muslim memiliki pemahaman yang benar tentang iman dan takwa. Jadi, jika Dakwah Ilallah itu kuat, maka komunisme otomatis akan musnah. Komunisme, Ateisme itu ada kalau iman dan takwa lemah. Itulah mengapa Dakwah Ilallah penting dilakukan secara serius,” jelas Usamah.

Dakwah Ilallah tersebut, lanjut Usamah, seharusnya dilakukan oleh setiap Muslim yang sadar akan perannya sebagai seorang dai yang berkewajiban untuk saling menasihati tentang kebenaran (haq) dan kesabaran.

Usamah juga mengajak agar ormas Islam yang ada di Indonesia untuk melakukan introspeksi, sejauh mana keberhasilan Dakwah Ilallah yang telah dilakukan.

“Jadi ini tak tak hanya untuk Parmusi, tapi juga seluruh ormas Islam. Coba kita introspeksi sejauh mana Dakwah Ilallah ini. Lalu mari kita gerakkan Dakwah Ilallah ini di seluruh Tanah Air. Saya haqqul yaqin jika Dakwah Ilallah ini digerakkan bersama-sama oleh ormas Islam dan menjadi kuat, kita tak perlu khawatir dengan komunisme,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Dakwah Parmusi (LDP) KH. Syuhada Bahri, turut mengimbau pentingnya penguatan iman dan takwa. Menurutnya, iman dan takwa harus dimulai dari pelaksanaan syariat yang paling mendasar.

“Shalat, misalnya. Mulai saja dengan shalat dulu. Jangan ditunda-tunda, harus di awal waktu. Coba praktikkan ini dulu. Setiap kader dan pengurus Muslimah Parmusi di pusat dan daerah lakukan ini dulu. Nanti kemudian ajak lingkungan terdekatnya, keluarga lalu tetangga, dan lainnya,” tutur Kiai Syuhada. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here