Ketum Parmusi: Para Dai Perlu Kerja Sama dengan TNI dan Polri

220

Palu, Muslim Obsession – Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) H. Usamah Hisyam mengintruksikan seluruh Dai Parmusi perlu segera membangun kerja sama dengan jajaran TNi dan Polri di semua tingkatan untuk mewujudkan program Gerakan Dakwah Desa Madani.

Hal itu dikatakan Usamah, saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) III Parmusi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dihadiri Sekda Sulteng Hidayat Lamakarate, Ketua PW Parmusi Sulteng Rahman Thaha, Kepala Bagian Operasi Bimbingan Masyarakat Polda Sulteng AKPB S. Amma, Kepala Pembinaan Mental Korem 132 Tadu Laku Sulteng, Kapten Mansyur L, jajaran Pengurus Daerah Parmusi se Sulteng, dan para Dai Desa Madani Parmusi.

“Kita tak boleh bermusuhan dengan TNI dan Polri. Sebaliknya, TNI adalah mitra strategis Parmusi dalam mempertahankan NKRI. Sedangkan Polri adalah sahabat Parmusi dalam menciptakan Kambtibmas untuk mewujudkan Desa Madani,” tandas Usamah yang disambut tepuk tangan sekitar 100 tamu dan undangan di Aula Hotel Grand Wsata, Kota Palu, Sabtu (7/3/2020).

Menurutnya, bagi Parmusi NKRI adalah harga mati. Karena lahirnya NKRI merupakan hasil perjuangan tokoh inspirator lahirnya Parmusi, yakni Ketua Umum Partai Masyumi Mohammad Natsir melalui Mosi Integral Natsir pada tahun 1950, yang mengembalikan Indonesia dari Republik Indonesia Serikat (RIS) ke Negara Kesatuan (NKRI).

“Jadi, bagi Parmusi NKRI tak bisa ditawar-tawar. Dengan dasar negara Pancasila. Sedangkan pedoman umat Isam tetap mengacu pada Syariat Islam, yakni Quran dan Hadits,” tandas Usamah.

Ia menambahkan, sulit bagi Parmusi untuk mewujudkan masyarakat madani yang sejahtera lahir batin dalam bingkai bangsa Indonesia yang diridhoi Allah SWT dari tingkat desa tanpa dukungan TNI dan Polri. Karena kedua institusi tersebut lah yang bisa hadir sampai tingkat desa-desa.

“Dakwah gerakan Desa Madani ini, hanya bisa berjalan efektif bila para Dai Parmusi di tingkat Desa mau merangkul Babinsa dan Babinkamtibmas,” kata Usamah.

Gerakan dakwah Desa Madani adalah sebuah manhaj atau metode Gerakan dakwah yang dimulai di tingkat desa, dan fokus pada empat pilar utama, yakni Peningkatan Iman dan Takwa, Pemberdayaan Ekonomi, Kepedulian Sosial, dan Pengembangan Pendidikan.

Manhaj dakwah Desa Madani yang dilakukan para Dai Parmusi tersebut dilaksanakan di semua provinsi dan akan ditetapkan menjadi Program Nasional Dakwah Parmusi dalam Muktamar IV Parmusi pada akhir Maret medatang di Jakarta.

Desa Madani dikelola langsung oleh Lembaga Dakwah Parmusi (LDP) dan Parmusi Bisnis Center (PBC) dengan menempatkan satu Dai Pelaksana di lapangan. Program Desa Madani ini telah menjangkau pulau-pulau terluar, terdalam, dan terpencil di beberapa wilayah di Indonesia. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here