Ketum Parmusi: Indonesia Sejahtera Jika Rakyat Desa Sejahtera

608

Wonogiri, Muslim Obsession – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) H. Usamah Hisyam meresmikan Desa Madani di Desa Kepuhsari Kecamatan Manyaran Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Sabtu (28/9/2019). Parmusi mengembangkan Desa Madani di desa ini dengan penanaman bibit pohon kelapa dan peternakan.

Untung Suparni Ketua Pengurus Daerah (PD) Parmusi Wonogiri mengatakan, sejak Maret 2019 lalu, Parmusi sudah mengembangkan bibit pohon kelapa kopyor di Kecamatan Manyaran dengan menanam 2.500 bibit kelapa. Dari jumlah itu tersebar di seluruh desa yang ada di wilayah Kecamatan Manyaran. Termasuk Desa Kepuhsari.

“Parmusi sudah mulai mengembangkan Desa Madani di kecamatan ini melalui penanaman bibit kelapa dengan mengajak warga desa dan para dai-dai Parmusi. Alhamdulilah, sudah ada 2.500 bibit yang kita tanam, bulan depan kita tambah jadi 3.000 bibit,” ujarnya.

Menurutnya, Desa Madani melalui penanaman bibit kelapa adalah sebuah gerakan yang dimulai dari masjid. Ia menyatakan, untuk memulai membangun Desa Madani, Parmusi bergerak dari masjid ke masjid dengan mengajak para warga desa untuk mulai memikirkan pemberdayaan masyarakat dengan menanamkan rasa kepedulian terhadap sesama umat.

“Pertama kita mulai dari masjid ke masjid kita kenalkan Parmusi kepada masyarakat. Ajak mereka untuk terlibat dalam pemberdayaan umat dengan melihat karakteristik lingkungannya, sampai akhirnya muncul usaha untuk menanam bibit kelapa,” jelasnya.

Sementara itu, Usamah menyatakan, konsep Desa Madani memang dirancang untuk membangun peradaban umat dengan melahirkan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin. Karenanya landasan pertama dari Desa Madani adalah penguatan iman dan takwa masyarakat. Baru setelah itu disusul dengan penguatan ekonomi.

“Indonesia tidak mungkin bisa sejahtera kalau rakyat desanya tidak sejahtera. Konsep sejahtera bagi Parmusi bukan hanya hanya diliat secara lahiriah, tapi batiniah yang manyangkut religiuitas masyarakatnya,” jelasnya

Usamah bahagia, PD Parmusi Wonogiri mampu mengembangkan Desa Kepuhsari sebagai desa binaan Parmusi. Ia mengingatkan, kepada masyarakat untuk menghadirkan Allah dalam setiap aktivitas kehidupannya setiap hari. Apalagi mengembangkan Desa Madani. Sebab tanpa pertolongan Allah program ini juga tak bisa berjalan maksimal.

“Ibu-ibu dan bapak-bapak jangan lupa hadirkan Allah dalam setiap aktivitas kita, Insya Allah kita akan selalu berada dalam lindungannya, dimudahkan urusannya, karena semua itu datang dari yang di Atas,” jelas Usamah yang turut berdoa agar Allah segera menurunkan hujan di desa ini.

Ketua Lembaga Dakwah Parmusi (LDP) Pusat, KH Syuhada Bahri menambahkan, Desa Madani adalah sebuah gerakan untuk membangun Indonesia dari desa ke desa dengan mendekati, menyapa, dan membela orang lemah. Sebab ia yakin, dengan hadist Nabi bahwa pertolongan Allah akan datang jika seseorang mau membela orang lemah.

“Keridhoan Allah itu datang kalau kita mau membela orang miskin dan orang yang lemah. Kita akan ditolong Allah karena menolong mereka. Nah, Desa Madani ini hadir disetiap desa karena kita ingin membangun Indonesia dari desa ke desa bersama orang lemah, ” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, hadir juga Ketua Majelis Penasehat PP Muslimah Parmusi, Daisy Astrilita, Ketua Umum Muslimah Parmusi Nurhayati Payapo, Bendahara Parmusi Dewi Achyani, Wasekjen Parmusi, Mulyadi dan Aidil Adha, serta Ketua Pengurus Wilayah Parmusi Jateng Anding Sukiman dan juga perwakilan dari Bank BNI Syariah Wonogiri. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here