Ketua Umum Parmusi Intruksikan Latih 5.000 Laskar di DKI Jakarta

415

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) H. Usamah Hisyam mengintruksikan kepada Pengurus Wilayah Parmusi DKI Jakarta untuk melatih 5.000 kader Parmusi menjadi Laskar yang diambil dari masing-masing kota (atau kabupaten) yang ada di DKI melalui Pengurus Daerah.

Hal itu disampaikan Usamah saat membuka Musyawarah Kerja Wilayah III Parmusi DKI di daerah Matraman, Jakarta Pusat yang juga dihadiri Ketua Koordinasi Dakwah Islam DKI Jakarta KH. Jamaluddin F. Hasyim, Bendahara Parmusi Pusat Dewi Achyani, para tokoh agama, para Pengurus Daerah Parmusi se-Provinsi DKI dan juga para Laskar Parmusi.

Usamah mengatakan, pelatihan laskar itu akan dilakukan satu minggu sekali dengan jumlah 100 kader untuk satu kota di Jakarta. Sehingga dalam satu bulan sudah ada 500 kader yang dilatih. Jadi dalam sepuluh bulan atau pada akhir Desember  2020 mendatang sudah ada 5.000 kader Parmusi yang terlatih menjadi laskar.

“Tugas utama Laksar ini untuk menjadi relawan terlatih yang akan membantu masyarakat Jakarta ketika terkena musibah melalui program Parmusi Save Help. Laskar ini, melekat pada struktur organisasi, sehingga hanya dapat digerakan oleh Ketua Umum, Ketua PW dan Ketua PD,” tandas Usamah yang menegaskan seluruh biaya palatihan akan dibantu pengurus pusat, Minggu (1/3/2020).

Selain untuk penguatan gerakan dakwah sosial Parmusi, Usamah mengatakan, laskar ini juga dilatih untuk bisa bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam hal penanganan bencana. Sebab, di DKI termasuk salah satu wilayah yang kerap dilanda bencana banjir. Dan kehadiran Laskar Parmusi sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat.

“Laskar ini kita latih untuk memperjuangan aspirasi umat Islam dan menegakan amar ma’ruf nahi munkar. Karena pada hakikatnya amar ma’ruf nahi munkar merupakan bagian dari upaya menegakkan agama dan kemaslahatan di tengah-tengah umat,” ujar Usamah.

Kehadiran Laskar Parmusi lanjut Usamah, juga dalam rangka Menyapa, Menata dan Membela Umat sesuai dengan tagline organisasi. Nantinya dalam hal penanggulangan bencana Laskar Parmusi siap bekerja di bawah koordinasi Parmusi Save Help, yang sudah sering melakukan aksi kemanusian membantu para korban bencana alam di berbagai daerah.

“Di Parmusi kita juga sudah punya Parmusi Save Help, dan aktif terlibat dalam penanganan banjir di Jakarta. Ketuanya Pak Mulyadi, nanti Laskar bisa langsung koordinasi dengan Parmusi dalam melakukan aksi kemanusian,” jelas Usamah.

Selain melatih Laskar Parmusi, dalam Mukerwil itu, Usamah juga mengintruksikan agar Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah bisa segera menata manajeman Dakwah bagi para Dai Parmusi yang bertugas menjadi khatib shalat Jumat dan kuliah subuh di masjid-masjid yang ada di wilayah DKI Jakarta malalui lembaga dakwah Parmusi.

Hal itu penting dilakukan untuk mempercepat gerakan dakwah Parmusi secara nasional karena paradigma baru Parmusi kini sudah berubah dari politik oriented menjadi dakwah oriented. Sehingga kebijakan itu harus diikuti dan dilaksanakan oleh semua jajaran pengurus wilayah dan daerah di seluruh Indonesia.

“Dengan kompleksitas permasalahan masyarakatnya, maka dakwah di perkotaan seperti Jakarta ini sangat perlu dilakukan oleh Para Dai Parmusi, sehingga pengurus perlu segera melakukan penataan manajemen dakwah agar tujuan organisasi bisa tercapai, yakni terwujudnya masyarakat Madani yang sejahtera lahir dan batin dalam bangsa Indonesia yang diridhoi Allah SWT,” tandasnya.

Seperti diketahui dalam tiga tahun terakhir Parmusi memiliki tiga katagori dai, yakni pertama, Dai Pembina, yang bertugas melatih dan mengarahkan konten dakwah melalui Lembaga Dakwah Parmusi. Kedua, Dai Pengelola, yang bertugas menggerakan manajemen dakwah, melalui pengurus pusat, pengurus wilayah, dan pengurus daerah. Ketiga Dai Pelaksana yang menjadi ujung tombak di lapangan dalam berdakwah. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here