Ketua MPR Akan Buka Jambore Dai Parmusi

786
Ketum Parmusi dan Ketua MPR
Ketua Umum Parmusi H. Usamah Hisyam didampingi Sekjen Parmusi, H. Abdurrahman Syagaff bertemu Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, Rabu (3/12/2018).

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dijadwalkan membuka Jambore Dai Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia). Hal ini dikemukakan Sekretaris Jenderal Parmusi Ustadz Abdurrahman Syagaff usai mendampingi Ketua Umum Parmusi, H. Usamah Hisyam, di Gedung MPR RI Senayan, Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Menurut Syagaff, sejak dipimpin Usamah Maret 2015 lalu, Parmusi sudah mencanangkan paradigma baru dari Political Oriented menuju Dakwah Oriented.

Dengan paradigma baru tersebut, Parmusi sebagai ormas Islam tidak lagi menjadi kekuatan politik partai tertentu. Sebaliknya, Parmusi menjadi Connecting Muslim dengan mewujudkan dakwah sebagai suatu gerakan nasional.

“Gerakan dakwah tersebut difokuskan dalam peningkatan iman dan takwa (Imtak), pemberdayaan sosial, kemandirian ekonomi, dan pendidikan umat,” ujar Syagaff.

Untuk merealisasikan gerakan dakwah tersebut, lanjut Syagaff, dalam tiga tahun terakhir Parmusi melaksanakan program nasional, yakni merekrut, mendidik, dan menempatkan dai-dai pelaksana di tingkat kecamatan, dengan target 5 dai per kecamatan (one district five dais program).

Pada akhir 2018 Parmusi menargetkan telah memiliki 35.000 dai yang tersebar di 70.000 kecamatan se-Indonesia. Para dai tersebut ditugaskan untuk membangun Desa Madani yang dibina Parmusi.

“Insya Allah Jambore Nasional Dai Parmusi akan dihadir 3.500 dai se-Indonesia, atau sekitar 10 persen dari dai yang ada,” kata Syagaff.

Rencananya Jambore Dai Parmusi tersebut akan digelar pada September 2018, bersamaan dengan peringatan Milad ke-19 Parmusi.

Sementara itu Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam mengatakan, dengan perubahan paradigma baru tersebut, kader-kader Parmusi se-Indonesia diharapkan lebih militan dalam berjihad di jalan Allah untuk menegakkan izzul Islam wal muslimin.

“Dengan berdakwah, Rasulullah dapat membangun kejayaan Islam,” ujar Usamah.

Sebab itu, Usamah meminta seluruh kader tak perlu risau bila Parmusi tak lagi fokus dalam politik praktis.

“Kekuasaan politik bisa diperoleh dengan berdakwah,” tandas Usamah.

Dalam pertemuan dengan Ketua MPR RI, Usamah mengungkapkan kerisauannya karena ada pihak-pihak tertentu di lingkaran kekuasaan yang selalu menyudutkan umat Islam seakan-akan tidak toleran dan anti NKRI.

Padahal, dakwah Islamiyah yang dijalankan berbagai ormas Islam selama ini justru menjadi kekuatan nasional, karena dakwah Islamiyah substansinya menegakkan amar makruf dan nahi mungkar

Menyikapi hal tersebut, kata Usamah, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengimbau Parmusi untuk ikut serta terlibat dalam menyukseskan sosialisasi Empat Pilar Bangsa, sebagai kontribusi konkrit bahwa umat Islam Indonesia sebagai pilar tegaknya Pancasila dan NKRI. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here