Ketika Shalat Jumat Resmi Dicegah

262
Kabah tampak sepi.

Muslim Obsession – Mewabahnya virus Corona (Covid-19) di berbagai dunia dengan ribuan orang menjadi korban hingga meninggal dunia, menyesakkan dada setiap orang.

Fenomena ini berdampak pada banyak hal, termasuk ditiadakannya Shalat Jumat berganti Shalat Zhuhur di masing-masing rumah. Ini berlaku di Tanah Air dan sejumlah negara lainnya, termasuk di Kota Suci Makkah.

Lewat postingannya di Instagram, Jumat (20/3/2020), Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain membagikan pengalamannya melihat Ka’bah yang biasanya ramai, sekarang sepi.

“Saya baru pulang dari menunaikan ibadah umroh 12 hari lalu. Setiap tahun sejak saya tinggal di sana tahun 1996, sampai saya pulang ke Tanah Air dan lanjut hingga saat ini, saya rutin ke Tanah Suci setiap tahunnya. Namun, seumur hidup baru pertama kali saya melihat Ka’bah dalam keadaan sepi dan Masjidil Haram serta Makkah dalam keadaan yang sama. Sepi….

Sedih…

Hari ini, saya mengalami lagi keadaan yang seumur hidup tidak pernah kami alami. Karena Virus Corona, 2 kali jumat DITIADAKAN di Jakarta. Ditutup dengan RESMI. Sudah 129 Kelurahan terkangkit pemyakit akibat Corona. Fatwa MUI Pusat dan Surat Perintah Gubernur Jakarta wajib dipatuhi. Waktu 14 hari, menurut Science dianggap mampu memutuskan mata rantai penularannya, jika manusia disiplin berkurung di rumah melakukan Social Distance.

Tentu saja itu hanya usaha. Selain usaha pastilah yang paling penting adalah doa dan penyerahan diri kepada Allah semata. Virus Corona itu Makhluk Ciptaan Allah belaka. Dia tidak kuasa melakukan apapun tanpai izin Allah. Tubuh ini juga milik Allah. Dan, tidak ada satupun makhluk yang akan mampu mencedarainya tanpa izin Allah.

Sholat Jumat di Jakarta hari ini dan Jumat depan ditiadakan. Dan yang dikerjakan dua hari Jumat ini adalah sholat Zhuhur. Semoga PENGORBANAN BESAR dari Umat Islam ini dapat memberikan manfaat penting bagi memutuskan mata rantai penyebaran Virus Corona di Jakarta. Amin…

Kepada pihak Penguasa, berhentilah memasukkan TKA China sumber asal virus bencana dunia ini. Jangan bermain main dan verlaga pilon dengan nyawa anak bangsa hanya demi secuil duit. Jika itu termasuk perjanjian sebagai syarat hutang kemarin, BATALKAN dengan tegas, demi bangsa dan negara…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here