Ketika Penghulu dan Penyuluh Dilatih Membuat Video Kreatif

559
Foto: Kemenag.

Serang, Muslim Obsession – Sebanyak 60 penghulu dan penyuluh agama Islam diajarkan membuat video kreatif berdurasi pendek untuk mengisi konten di media sosial.

Pelatihan tersebut digagas oleh Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat  Islam (Ditjen Bimas Islam), di Serang, Banten, Kamis (17/10/2019).

Sekretaris Ditjen Bimas Islam Tarmizi mengatakan, di zaman milenial ini penghulu dan penyuluh agama dituntut untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

“Penyiaran pesan keagamaan melalui media digital sangat diperlukan karena merupakan media efektif di zaman teknologi informasi,” kata Tarmizi, Jumat (18/10/2019).

Kegiatan bertajuk “Pelatihan Komunikasi Kehumasan melalui Media Kreatif” tersebut dihelat dengan tujuan agar para penghulu dan penyuluh Agama Islam dapat lebih berkontribusi dalam menyiarkan pesan keagamaan dan kebimasislaman kepada masyarakat luas dengan memanfaatkan media sosial. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 16-18 Oktober 2019.

Ia berharap dalam satu hingga dua tahun ke depan media sosial akan diramaikan dengan konten-konten kreatif dari Penghulu dan Penyuluh Agama.

“Goals dari kegiatan seperti ini adalah seluruh peserta harus bisa membuat vlog, atau video yang berisikan tentang pesan keagamaan yang moderat, serta menyampaikan program, inovasi, capaian, atau hal-hal lain yang terkait dengan kebimasislaman,” terangnya.

“Target kami, dalam satu atau dua tahun kedepan, media sosial kita akan diramaikan oleh penyuluh-penyuluh yang kreatif. Demikian juga informasi terkait ke-KUA-an dapat semakin luas menjangkau publik melalui video yang viral di media sosial berkat kreatifitas penghulu,” sambungnya.

Kegiatan Pelatihan Kehumasan melalui Media Kreatif itu, diakui Tarmizi, juga merupakan tindaklanjut dari pesan Risalah Jakarta, yang mengamanatkan agar Kementerian Agama dapat menjembatani pesan keagamaan dengan kebutuhan dunia kreatif dan digital bagi generasi milenial, serta pemperbanyak penjelasan agama melalui media kebudayaan yang universal, kreatif, dan ramah teknologi.

Kegiatan ini diikuti para Penghulu dan Penyuluh Agama Islam berusia di bawah 45 tahun dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Banten. Mereka dilatih oleh videografer profesional terkait teknik pengambilan gambar, editing, dan sebagainya.

Pada akhir sesi, hasil karya peserta akan langsung dinilai oleh Narasumber. Kegiatan serupa berikutnya akan digelar di Bandung, Yogyakarta, dan sejumlah kota lain di seluruh Indonesia. (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here