Ketakutan Jadi Alasan Partai Komunis Cina Batasi Pergerakan Islam?

519
Dua muslimah Uighur diawasi tentara China. (Foto: the end of history)

Jakarta, Obsessionnews.com – Negara Cina memang dikuasai oleh Partai Komunis. Karenanya seluruh pergerakan agama di negera ini dibatasi, termasuk Islam. Bahkan umat Muslim di sini kerap mendapat perlakukan diskriminatif dari pemerintah Cina.

Para kritikus menganggap pergerakan agama dibatasi karena ketakutan bahwa organisasi keagamaan dapat menantang kekuatan politiknya. Di masa lalu, represi partai telah memicu respons kekerasan.

New York Times melakukan investigasi yang dirilis pada Senin (23/9/2019), tentang kampanye terbaru Partai Komunis Cina mengekang kebebasan beragama, yang diawali dengan Muslim Uighur di Xinjiang.

Tahun lalu Pemerintah Cina mengeluarkan arahan rahasia yang memerintahkan pejabat setempat untuk mencegah Islam mengganggu kehidupan sekuler dan fungsi negara.

Arahan itu berjudul “Memperkuat dan Meningkatkan Pekerjaan Islam dalam Situasi Baru,” dan sampai saat ini belum dipublikasikan. Arahan dikeluarkan oleh Dewan Negara, kabinet Cina, pada bulan April tahun lalu dan diklasifikasikan sebagai rahasia selama 20 tahun.

Arahan tersebut memperingatkan dampak “Arabisasi” tempat-tempat Islam, mode dan ritual di Cina, dan pengaruh Arab Saudi, sebagai alasan untuk khawatir.

Arahan ini termasuk melarang tulisan Arab, mengubah struktur kubah masjid yang bernuansa Timur Tengah, sampai berhenti menerbitkan sertifikasi halal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here