Kesaksian Kiai Said Aqil Siroj tentang Ibunda Jokowi

148
Said Aqil Siradj OK
Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj. (Foto: nu.or.id)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj atas nama warga NU menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ny Hj Sudjiatmi Notomiharjo, Rabu (25/3) sore.

“Kami warga Nahdliyin di mana pun berada mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Innalillahi wainna ilahi rajiun atas wafatnya Hj Sudjatmi Notomiharjo, ibunda Jokowi,” kata Kiai Said, melalui video yang ia unggah di Instagram, Kamis (26/3/2020).

Kiai Said mengatakan ibunda Jokowi wafat dalam keadaan husnul khatimah. “Karena kami menyaksikan beliau adalah perempuan, seorang ibu yang sederhana, taat beribadah, rajin menghadiri majelis taklim, pengajian-pengajian disaksikan seluruh masyarakat Solo dan sekitarnya,” lanjut Kiai Said.

Pengasuh Pesantren Al-Tsaqafah Jakarta Selatan ini menilai almarhumah Ny Hj Sudjiati adalah sosok yang sederhana. Sikap sederhananya antara lain, mau bergaul dengan siapa pun dengan baik; menerima tamu, siapa pun, dengan ramah.

“Dan saya pun berkali-kali jumpa dengan beliau,” ujarnya.

Sosok Ny Hj Sudjiatmi, menurut Kiai Said, selama hidupnya adalah orang yang tekun berjuang membesarkan putra-putrinya sehingga berhasil meriah kesuksesan dan keberhasilan. Selain itu putra-putrinya Hj Sudjiatmi juga menjadi anak-anak yang berguna dan bermanfaat bagi bangsa.

“Terutama putra sulungnya yang sekarang mendapat amanat sebagai Presiden Republik Indonesia,” sambung Kiai Said.

Karena itu, Kiai Said yakin segala amal baik almarhumah diterima oleh Allah SWT, segala kekhilafan dan kesalahan almarhumah juga diampuni oleh Allah SWT.

Kiai Said berharap almarhumah Ny Sujiati dan mendapatkan tempat yang tenang, nyaman, damai di sisi Allah SWT.

“Di sisi Allah ada tempat duduk yang disebut asid’q. Insyaallah beliau bertempat di sisi Allah di tempat tersebut,” doanya.

Dilansir NU Online, Kiai kelahiran Cirebon Jawa Barat ini juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan, terutama Presiden Jokowi diberikan oleh Allah SWT kesabaran dan keteguhan, serta pahala yang besar. Kiai Said mengatakan musibah tersebut adalah musibah yang dikehendaki Allah SWT.

Kiai Said sempat menyinggung bahwa, sebagai Presiden, Jokowi juga tengah ditimpa cobaan, dengan adanya wabah corona yang tengah dihadapi bangsa. Namun, menurutnya Jokowi akan diberikan kekuatan lahir dan batin oleh Allah SWT atas musibah ini.

Menurut Kiai Said, Jokowi adalah presiden yang bertanggungjawab dan sayang kepada rakyatnya. Karena itu, Allah akan memberikan kekuatan lahir batin kepadanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here