Keren! Mahasiswa Ini Pasarkan Sepatu Batik Hingga ke Jepang

585

Malang, Muslim Obsession – Tiga mahasiswa Progam Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil memasarkan sepatu karya mereka ke Jepang. Mereka adalah Syahmi Kafin Fahreza, Dita Fomara Tuasikal, dan Muhammad Fitrah Ashary Bangun.

Sepatu yang diberi nama four in one (4 in 1) tersebut diberi label Setiawan Mungil alias Sepatu Batik Four in One Multifungsi.

Syahmi Kafin Fahreza, salah seorang anggota tim four in one mengatakan, produknya dalam waktu mendatang akan resmi di pasarkan di Jepang.

“Saat kami melakukan survei untuk memastikan kualitas sepatu di sejumlah negara, ada pemuda asal Jepang yang menawarkan diri menjadi reseller dan sepatu 4 in 1 itu akan dihargai lebih mahal,” cerita Syahmi, seperti dilansir dari NU Online, Kamis (23/5).

Untuk harga sepasang sepatu 4 in 1, masih dikatakan Syahmi, dibanderol Rp700 ribu, namun pemuda asal Jepang yang akan reseller itu memberikan harga lebih tinggi dan di Jepang akan dijual seharga Rp1,5 juta sepasang.

“Jepang sangat berminat terhadap produk-produk inovasi, terlebih produk 4 in 1 atau Setiawan Mungil yang tidak meninggalkan kekhasan dan menyentuh unsur budaya Indonesia yakni batik,” ujarnya.

Saat ini ada beragam jenis sepatu yang diproduksi 4 in 1, berdasarkan situasi dan kondisi yang dihadapi. Hal tersebut memungkinkan sebagian wanita untuk memiliki beberapa jenis alas kaki. Jika dihadapkan pada situasi yang berbeda dengan selang waktu yang berdekatan, akan merepotkan penggunannya untuk membawa banyak alas kaki.

Berangkat dari kondisi itu, tiga mahasiswa tersebut, membuat produk Sepatu Batik Four in One Multifungsi yang juga diikutsertakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa–Kewirausahaan (PKM-K) Ristekdikti 2019.

“Ide membuat sepatu ini muncul ketika ada keluhan dari konsumen wanita, yang jika berpergian selalu membawa banyak macam sepatu dan sandal. Dari situlah kita mencoba untuk membantu memberi solusi all in one,” jelas Syahmi.

Syahmi menerangkan, selain memiliki keunggulan dalam menjalankan empat bentuk dan fungsi yaitu sebagai sneaker, wedje, boot dan sandal, sepatu karya mahasiswa UMM ini juga menggunakan pesona batik untuk menyasar pasar internasional. Bahkan, sebelum pembuatannya mereka mereka melakukan survei ke mancanegara dan mendapatkan hasil yang positif. (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here