Keren Banget! Santri TMI Ponpes Al-Amien Terbitkan 309 Judul Buku Saat Wisuda

170

Muslim Obsession – “Rayakan kelulusan dengan buku, bukan dengan corat-coret baju”. Prinsip ini dipegang teguh oleh para santri kelas akhir (nihaie) TMI Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan guna merayakan kelulusannya.

Pada tahun ajaran ini, santri Nihaie yang berjumlah 424 orang (putra 186 putri 238 berhasil mempersembahkan 309 judul buku (putra: 230 judul, putri: 79 dengan beragam tema dan genre.

Ada tentang pemikiran keislaman, motivasi, kumpulan puisi, kumpulan cerpen, how to, pramuka, astronomi, bahasa Arab, bahasa Inggris, dan tema-tema lainnya. Keragaman tema tersebut sesuai dengan minat dan potensi santri. Dari 309 buku tersebut sebanyak 115 sudah dilengkapi nomor ISBN.

Pagi itu, Sabtu, 3 April 2021, bertepatan dengan Wisuda Alumni Tahun 2021, buku-buku tersebut dilaunching dan dihadiahkan kepada Pimpinan Pondok Al-Amien Prenduan sekaligus sebagai kado wisuda mereka.

KH. Dr. Ghozi Mubarok, M.A, Pengasuh Ma’had TMI, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya perihal keberhasilan Santri Nihaie mempersembahkan karya besar mereka dalam bentuk buku dengan jumlah yang sangat produktif.

“Termasuk juga yang patut kita syukuri, ini tradisi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di Ma’had TMI Al-Amien. Para calon wisudawan berlomba-lomba untuk menerbitkan karya tulis mereka dalam bentuk buku,” ucap beliau, dikutip dari situs resmi tmial-amien.

Tak hanya itu, Pengasuh juga mengungkapkan harapan terbesarnya di hadapan para Santri Nihaie agar keberhasilan yang telah dicapai dalam menerbitkan buku ini, bisa menjadi pemacu semangat untuk terus melanjutkan dan menghasilkan karya-karya hebat di masa depan mereka nanti.

“Kita berharap bahwa mereka memulai sebuah langkah untuk menjadi penulis-penulis yang hebat di masa yang akan datang, dan orang-orang bilang, langkah pertama yang selalu sulit, ketika mereka hari ini, pada saat mereka di wisuda telah memiliki satu atau dua buku karya mereka sendiri, maka buku kedua, ketiga, keempat, kelima, dan seterusnya, insya Allah akan lebih mudah mereka lahirkan di masa-masa yang akan datang. Kita berharap Bapak Ibu sekalian mari kita doakan mereka bahwa dari generasi mereka yang kita wisuda hari ini akan lahir penulis-penulis hebat, penulis-penulis yang mampu memperjuangkan Islam, menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui tulisan-tulisan mereka, dan hari ini mereka telah memulai langkah untuk menuju kesana,” lanjut KH. Dr. Ghozi Mubarok, M.A. saat menyampaikan laporan pidato kelulusan.

Apresiasi juga datang dari Ust. H. Moh. Hamzah Arsa, M.Pd, selaku Mudir Marhalah Aliyah Putra. Menurutnya, penerbitan buku sebagai kado wisuda alumni TMI sudah menjadi tradisi di lembaga TMI Al-Amien Prenduan yang berlangsung secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini sekaligus menandai keberlangsungan tradisi menulis di TMI. Tidak ada kewajiban bagi setiap santri Nihaie untuk menerbitkan buku, hanya mereka yang berminat saja.

“Menerbitkan buku bagi calon alumni TMI tidak wajib. Mereka yang berminat diarahkan dan diberi bimbingan selama setahun,” jelas Ustadz Hamzah.

Beliau juga menjelaskan bahwa proses penerbitan buku murni hasil kreativitas para santri. Mulai dari lay out, desain cover, hingga editing oleh teman sendiri.

“Inilah keunikan mereka, di tengah kesibukan melaksanakan program Nihaie yang sangat padat, mereka masih sempat meluangkan waktu untuk menulis.”

Pengalaman menerbitkan buku menjadi kenangan tersendiri bagi santri-santri nihaie sebagaimana dirasakan oleh Bahrul Jadid santri nihaie asal Bondowoso yang menerbitkan buku berjudul “Mengenal dan Mengenang Sosok KH. Moh. Zainullah Rois, Lc.

“Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik bagi saya untuk terus berkarya dan produktif menulis buku,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here