Kenapa Anjing Disebut Berkali-kali dalam Surat Al-Kahfi? Ini Pandangan UAS

433
Ustadz Abdul Somad (UAS).

Muslim Obsession – Banyak di antara Muslim mungkin masih bertanya-tanya mengapa binatang anjing bisa masuk dan disebutkan dalam Al-Quran.

Hal ini, menurut pandangan Ustadz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS, ada hubungannya dengan perumpamaan bersahabat dengan orang yang shalih.

“Kalau anjing yang najis saja disebut 3x dalam Surat Al-Kahfi ayat 22 karena berteman dengan Ashabul Kahfi yang shalih-shalih, tentu kita manusia dimuliakan Allah karena bersahabat dengan orang-orang shalih,” tulis UAS melalui keterangan foto di Instagram, Senin (28/12/2020).

Hal ini senada dengan sebuah hadist yang berbunyi:

Rasulullah Saw. bersabda, “Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang shalih dan orang yang buruk, bagaikan berteman dengan pemilik minyak wangi dan pandai besi. Pemilik minyak wangi tidak akan merugikanmu, engkau bisa membeli (minyak wangi) darinya atau minimal engkau mendapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau mendapat baunya yang tidak sedap.” (HR. Imam Bukhari).

Hadist di atas bukan bermakna menyinggung suatu profesi. Akan tetapi hadis di atas hanyalah perumpamaan bahwa lingkungan pergaulan seseorang bisa mempengaruhi kehidupannya.

Sebagai informasi, di balik keterangan tersebut UAS mengunggah foto bersama sejumlah temannya.

“Photo, belakang dari kiri: Dr Amri Fatmi (istiqomah s1, s2 dan s3 jurusan Aqidah Filsafat di al-Azhar Cairo), Tgk Razak, Ust Surianto (kandidat doktor Hadits universitas al-Azhar Cairo), Ust Khairul Badri, Ust M. Fadhillah (ketua Ikatan Alumni Timur Tengah di Aceh), Ust Hanan Attaki, Uas, Ust. M Fadhil Rahmi (anggota DPD-RI), Dr Damanhur, Ust Mujtahid. Duduk dari kiri: Ust Gamal Akhyar, Ust Nazar, Dr. M Riza (s1 al-Azhar, s2 Jerman dan s3 Australia), dr Yusriadi (dokter yang qori),” kata UAS.

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here