Kenang 100 Tahun Wafatnya Sultan Abdulhamid II

7019
Kenang 100 Tahun Wafatnya Sultan Abdulhamid II

Istanbul, Muslim Obsession – Sekitar 52 orang keturunan Sultan Abdulhamid II, berkumpul dalam sebuah acara di Istanbul, Turki. Mereka mengenang 100 tahun wafatnya Sultan Abdulhamid II.

Sultan ke-34 yang memerintah Daulah Khilafah Islamiyah Turki Utsmani (Ottoman) tersebut, wafat pada 10 Februari 1918. Sultan Abdulhamid merupakan pengganti kepemimpinan saudaranya, Sultan Murad V pada 31 Agustus 1876.

Cucu-cucu keturunan Sultan Abdulhamid II melakukan perjalanan dari Prancis, Inggris, Jerman, Lebanon, Arab Saudi, Austria dan Meksiko untuk hadir dalam acara yang diselenggarakan oleh Kota Metropolitan Istanbul di gedung Direktorat Arsip Ottoman.

Setelah pembacaan Al-Quran, ada sebuah pemutaran film dokumenter yang menayangkan pemerintahan Abdulhamid. Setelah itu, para sejarawan, akademisi dan anggota dinasti Ottoman menyampaikan pidato.

Dalam sambutannya, Cemil Adra, keturunan sultan yang tinggal di Prancis, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan.

“Presiden telah bekerja dengan baik menjaga keluarga Ottoman. Kemudian menjadikannya lebih dekat dengan masyarakat Turki. Kami tidak akan pernah melupakannya. Khususnya saya berterima kasih padanya dengan tulus,” tuturnya, seperti dilaporkan Daily Sabah Jumat (9/2/2018).

Abdulhamid II adalah Sultan Kekaisaran Ottoman ke-34. Ia meninggal sembilan tahun setelah dia diturunkan tahta. Dua sultan lainnya secara singkat memerintah setelah dia diturunkan tahta.

Namun, kekalahan kekaisaran dalam Perang Dunia I mempercepat kejatuhannya. Selama masa pemerintahannya, Sultan berhasil mempertahankan kekaisaran yang retak bersama-sama. Meski mengalami kerugian dalam banyak perang, peristiwa tersebut memaksa Ottoman menyerahkan lebih banyak wilayah pada abad ke-19.

Pasca deklarasi Republik Turki pada tahun 1923, warisan Ottoman sempat tidak disukai. Hingga menyebabkan keturunannya dideportasi. Namun, ini tidak berlangsung lama, mereka diizinkan kembali ke Turki setelah beberapa dekade.

Beberapa keturunannya kembali, sedangkan sebagian lainnya memiilih tetap tinggal di negara tempat mereka berlindung. Sultan Abdulhamid dikenal sosok figur yang dihormati di Turki saat ini.

Karena, Presiden Recep Tayyip Erdogan dianggap telah berhasil mengembalikan semangat Utsmani. Bahkan, beberapa tahun lalu, Kerajaan Ottoman mengilhami Turki dalam serial Televisi dan sempat disiarkan di salah satu televisi swasta Indonesia. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here