Kenalkan Seni dan Budaya Sumut, Pemkot Medan Gelar Festival Multi Etnis 2019

81
Istana Maimun.

Medan, Muslim Obsession – Mulai 30 Agustus nanti, Pemkot Medan akan menggelar Festival Multi Etnis 2019 di Istana Maimun. Festival selama tiga hari hingga 1 September 2019 itu diadakan untuk memperkenalkan kesenian, etnis dan kebudayaan Sumatera Utara.

“Kegiatan ini digelar sebagai upaya mendukung pengelolaan kekayaan budaya yang ada di Kota Medan. Selain itu, fetival ini juga diharapkan bisa menjadi salah satu sarana edukasi masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai kebudayaan sendiri,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Medan, OK Zulfi di Medan, Kamis (29/8/2019).

Pada festival nanti, pemkot akan menyuguhkan beragam seni dan budaya sebagai indentitas orang Medan. Di antaranya seni dan budaya dari daerah Tanah Karo, Dairi, Tapanuli Selatan, Melayu, Tapanuli Tengah, Nias, Asahan, Labuhan Batu Utara, Serdang Bedagai, Simalungun serta Toba. Kemudian Aceh, Minang, Jawa, Minahasa-Manado, India dan juga seni budaya dari jazirah Arab.

“Konsulat Jenderal Philipina juga berencana akan ikut menampilkan pertunjukan keseniannya,” imbuh OK Zulfi.

Selain pertunjukan seni dan budaya, arena festival juga akan dimeriahkan dengan deretan stand pameran UMKM dan bazar kuliner. Dan agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait untuk memberikan dukungan.

Istana Maimun merupakan salah satu tempat ikonik di Kota Medan yang
menyimpan catatan sejarah. Bangunan berwarna dominan kuning itu adalah istana Kesultanan Deli yang dibangun pada tahun 1888.

Istana dibangun oleh Sultan Maimoen Al-Rasyid Perkasa Alamsyah yang menjadi raja Kesultanan Deli ke-9 (1879-1924). Pada masa itu perdagangan tembakau di Medan semakin maju dan kemakmuran Kesultanan Deli mencapai puncaknya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here