Kemenag Susun Roadmap Penyatuan Kalender Hijriyah

42
Ilustrasi: Kalender Hijriyah.

Jakarta, Muslim Obsession – Kementerian Agama mengupayakan kembali penyatuan kalender Hijriyah. Saat ini roadmap penyatuan tersebut tengah disusun dan dibahas bersama oleh Tim Falakiyah Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2020.

Pembahasan awal penyusunan roadmap digelar secara online dalam webinar Tim Falakiyah yang dipimpin Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Agus Salim, Selasa (30/6/2020).

Tim Falakiyah Kemenag beranggotakan para pakar dalam bidang Ilmu Falak, Astronomi, Geodesi, serta pengurus planetarium dan observatorium.

Sejumlah nama yang tergabung dalam tim ini antara lain: Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin, Tenaga Ahli Planetarium dan Observatorium Jakarta Cecep Nurwendaya, Kepala Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial Khafid, Ketua Lembaga Falakiyah PBNU Sirril Wafa, Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Agus Purwanto dan beberapa wakil dari ormas Islam lainnya.

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, Tim Falakiyah Kementerian Agama mempunyai tugas berat dalam pelaksanaan penelitian, pengkajian, pengembangan hisab rukyat.

Tim ini juga bertanggung jawab dalam penyelenggaraan hisab dan rukyat untuk kepentingan penentuan waktu shalat, arah kiblat, permulaan tanggal bulan qamariyah serta gerhana matahari dan bulan.

Tim juga harus memberikan saran atau masukan yang berkaitan dengan hisab dan rukyat kepada Menteri Agama.

“Saya harap pertemuan ini menghasilkan rumusan strategis pengembangan hisab rukyat dan juga roadmap unifikasi kalender Hijriah untuk dijadikan pedoman dalam penetapan awal bulan qamariyah, khususnya awal Ramadhan, Syawal dan Zulhijjah,” jelas Kamaruddin, mengutip Kemenag.

“Tim ini juga bertanggungjawab dalam pengembangan sarana prasarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan hisab rukyat pada masa-masa mendatang,” sambungnya.

Kamaruddin menggarisbawahi bahwa webinar ini sebagai langkah awal mengoptimalkan pelaksanaan fungsi di bidang agama yang berkenaan dengan hisab dan rukyat, utamanya dalam pelaksanaan sidang isbat awal Ramadhan dan Syawal 1441 H, awal Zulhijjah 1441 H/2020 M, fungsi layanan hisab rukyat lainnya.

Forum ini akan ditindaklanjuti dengan kajian berikutnya dalam menyusun roadmap penyatuan kalender Hijriyah.

“Tim harus menjalin komunikasi dengan ormas-ormas Islam terkait penyusunan roadmap unifikasi kalender Hijriah,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here