Kemenag Resmikan Ma’had Aly TBS di Kudus

590
Mahad Aly Kudus
Penyerahan SK Ma'had Aly Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) di Kudus bersamaan dengan Halaqah Falaqiyah dengan tema: 'Dalam Bingkai Merawat Tradisi Menebar Inovasi.', Sabtu (7/4/2018). (Foto: Kemenag)

Jakarta, Muslim Obsession — Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama meresmikan Ma’had Aly Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) di Kudus, Jawa Tengah. Ma’had Aly ke-27 ini menyelenggarakan Program Studi Ilmu Falak.

Peresmian ditandai penyerahan SK Ma’had Aly oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Ahmad Zayadi usai mewakili Dirjen Pendis Kamaruddin Amin ke Pesantren TBS di Kudus. Penyerahan SK bersamaan Halaqah Falaqiyah dengan tema: Dalam Bingkai Merawat Tradisi Menebar Inovasi.

“Sabtu kemarin, mewakili Bapak Dirjen, saya menyerahkan SK dengan No 972 Tahun 2018 Tentang Izin Pendirian Ma’had Aly Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus, dengan Prodi Ilmu Falak. Ma’had Aly ini merupakan yang ke-27,” kata Zayadi seperti dilansir situs Kemenag, Ahad (8/4/2018).

Penyerahan SK dan Halaqah Falakiyyah dihadiri para alim ulama dari Kudus dan sekitarnya, antara lain KH Choirozyad TA, KH M Ulil Albab Arwani, KH Hasan Fauzi, dan KH M Arifin Fanani. Hadir pula mantan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil, Direktur Pascasarjana UIN Walisongo Ahmad Rofiq, Ketua Asosiasi Dosen Falak Indonesia Ahmad Izzuddin, dan Kakanwil Kemenag Jateng Farhani.

Zayadi menyampaikan, Ma’had Aly adalah layanan pendidikan tinggi keagamaan berbasis pesantren, yang dibentuk sebagai respons atas berbagai perkembangan yang ada di sekitar wilayahnya.

“Ma’had Aly hanya boleh membuka satu Prodi atau takhashus. Karena memang posisi Ma’had Aly adalah menjadi pusat kajian. Ma’had Aly TBS ini akan berbeda dengan Falak yang ada di UIN/ IAIN, karena Ma’had Aly basisnya adalah kitab salaf,’’ Imbuh Zayadi.

TBS Kudus menurut Zayadi sangat tepat sebagai tempat pendirian Ma’had Aly Prodi Ilmu Falak. Sebab, dari TBS ini,  telah lahir banyak tokoh Falak.

“Mbah Tur (KH Turaichan Adjhuri), dengan Almanak Menaranya, berasal dari TBS. Di TBS sini, diajarkan secara detail hal ikhwal Ilmu Falak,” tutur Zayadi.

Masyarakat umum di Kudus dan sekitarnya, menilai, Kalender Menara Kudus terkenal dan  fenomenal karena ilmu falak. Di bagian akhir Kalender, ditulis secara detail penjelasan hari pasaran dan ada keterangan tentang waktu atau hari untuk meluruskan arah kiblat. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here