Kemenag Raih Anugerah Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi

695
Perima penghargaan WBK dan Pelopor Perubahan dari Kemenpan RB (Foto: Fkusuma/Kemenag)

Jakarta, Muslim Obsession – Tiga Kantor Kementerian Agama meraih Anugerah Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) tahun 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi.

Tiga Kantor Kementerian Agama tersebut yaitu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta dan Kantor Kementerian Agama Denpasar.

Selain menyabet tiga WBK, salah seorang ASN Kankemenag Kota Yogyakarta, H. Sigit Warsita juga mendapat penghargaan sebagai Pelopor Perubahan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi di lingkungan Kankemenag Kota Yogyakarta.

Anugerah dan penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menpan RB Syafruddin di Golden Ballroom The Sultan Hotel, Jakarta, Senin (10/12/2018) sebagaimana dirilis Kemenag.

Mereka yang merima penghargaan dari Menpan RB yakni Kankemenag Karangasem, Rustini, Kankemenag Denpasar Komang Sri Marhaeni, Kankemenag Yogyakarta, Nur Abadi dan Sigit Warsita, mantan Kakankemenag Yogyakarta, yang saat ini menjabat Kabid PHU Yogyakarta.

Gelaran Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas Menuju WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2018 ini dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Tampak hadir para menteri kabinet kerja, Jaksa Agung, pimpinan KPK, perwakilan Kapolri, para pejabat negara, Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan, Kepala Biro Ortala Setjen Kemenag, Afrizal Zen, Sekretaris Itjen Kemenag, dan kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Menpan RB Syafruddin dalam sambutannya mengatakan, sebanyak 910 unit kerja pemerintah mengusulkan untuk dievaluasi pada tahun ini atau naik sekitar 88.4 persen dari tahun 2017 yang hanya mengusulkan 483 unit kerja.

“Hasil evaluasi, sebanyak 200 unit kerja ditetapkan WBK dan 5 WBBM yang berasal dari 195 kementerian, 1 provinsi dan 10 kabupatan/kota,” kata Syafruddin.

Menurutnya, Reformasi Birokrasi bukan sekadar jorgan atau retorika melainkan nyata, terukur dan menjadi nafas pemerintahan yang dibangun dengan kerja keras, integritas kuat yang bermuara pada kesejahteraan. masyarakat yang berkeadilan. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here