Kemenag: Pembagian Buku Manasik Haji Dipercepat

139

Jakarta, Muslim Obsession – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali mengatakan, Kementerian Agama akan mempercepat pencetakan dan pengiriman Buku Paket Manasik Haji.

Berbicara pada acara Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kualitas Bimbingan Manasik Haji di Jakarta, Selasa (5/11/2019), Nizar menyebutkan bahwa pada tahun 2019 ini jamaah sudah menerima Paket Buku Manasik pada bulan Maret.

“Mudah-mudahan tahun 2020, jamaah bisa lebih cepet lagi menerima buku tersebut, yaitu pada Januari atau Februari,” ujar Nizar Ali, di Jakarta, seperti dilansir dari Kemenag,

Rencana percepatan pembagian Buku Paket Manasik Haji ini menurut Nizar sejalan dengan program Kementerian Agama yang mencanangkan tahun 2020 sebagai tahun peningkatan kualitas manasik haji. FGD yang digelar, diharapkan Nizar dapat mendukung upaya percepatan pencetakan dan pengiriman Buku Manasik.

“Harapan kami dalam forum ini, Bapak dan Ibu bisa menyampaikan masukannya untuk perbaikan dan peningkatan kualitas buku manasik ini yang akan dicetak tahun ini,” tutur Nizar.

Ini dinilai Nizar sangat penting sebagai pola penyusunan dan klasifikasi bimbingan manasik yang akan diberikan kepada jamaah haji nantinya.

Nizar berpesan ada enam hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan buku manasik haji, yaitu: fakta, peristiwa sejarah, konsep atau hasil pemikiran, prinsip (kaidah), prosedur, dan sirap (nilai). Buku Manasik Haji yang disusun juga diharapkan Nizar dapat menggunakan bahasa-bahasa yang mudah dipahami.

“Tidak perlu menggunakan bahasa yang akademis. Gunakan bahasa-bahasa yang populer, yang bisa dipahami jamaah haji,”pesan Nizar.

Selain percepatan pencetakan buku, upaya peningkatan kualitas manasik juga dilakukan melalui serangkaian program. Pertama, Kemenag akan meningkatkan keterlibatan Ketua Rombongan (Karom) dalam bimbingan manasik. Kedua, melakukan manasik haji sepanjang tahun.

Ketiga, melakukan pengkloteran lebih cepat. Pembentukan kloter ini menurut Nizar dilakukan lebih cepat untuk mengetahui profil jamaah haji lebih dini.

“Dengan demikian, kita dapat lebih cepat mengetahui latar belakang pendidikan dan kemampuan jamaah,” terang Nizar.

Sementara Direktur Bina Haji Khoirizi berharap revisi penyempurnaan Buku Manasik Haji dapat selesai akhir November 2019.

“Kita usahakan agar bulan Desember bisa langsung lelang. Tujuannya agar jamaah haji mendapatkan buku manasik ini lebih awal,” tutur Khoirizi.

Khoirizi menyampaikan saat ini pihaknya telah melakukan pembinaan bimbingan manasik dengan bekerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Kerjasama dilakukan untuk melaksanakan ujian sertifikasi pembimbing ibadah haji untuk mempersiapkan tenaga-tenaga pembimbing manasik yang profesional.

“Kita terus memonitor pelaksanaan kegiatan sertifikasi dan kepada Subdit Bimbingan Jamaah agar terus mendorong pelakasanaan sertifikasi pembimbing manasik tersebut,” ucap Khoirizi.

Ia juga berpesan kepada peserta penyempurnaan buku manasik haji untuk mengamalkan pesan Menteri Agama antara lain Menjaga Perdamaian, Menjaga Persatuan, Anti Radikalisme serta Menjaga Solidaritas.  (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here