Kemenag Ingatkan Komitmen 36 Penyedia Katering Jamaah Haji

308

Makkah, Muslim Obsession  — Pemerintah melalui Kementerian Agama terus berusaha memberikan layanan terbaik bagi jamaah haji Indonesia. Salah satu yang utama adalah terkait katering yang dinikmati sedikitnya 204 ribu jamaah.

Menyadari hal tersebut, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Makkah menghelat pertemuan dengan 36 penyedia layanan katering di Al Aseel Plaza Hotels, Aziziah, Makkah, Sabtu (28/7) malam waktu Saudi.

Ditemui usai pertemuan, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Sri Ilham Lubis mengatakan, pertemuan ini bertujuan menjelaskan kembali kontrak kerjasama yang telah disepakati.

“Selain itu kami ingin mengingatkan komitmen mereka mematuhi kontrak,” tandas Sri Ilham didampingi Kadaker Makkah Endang Jumali.

Jika melanggar kontrak yang telah disepakati, imbuhnya, maka Kemenag tidak akan segan melayangkan sanksi.

“Sanksi teguran mulai lisan, tertulis, hingga pengurangan jumlah layanan,” tegas Sri Ilham. “Apabila tetap melanggar kontrak, kita akan blacklist, tidak kita pakai tahun depan,” sambungnya.

Namun di sisi lain, Sri Ilham juga mengaku, pihaknya dengan tangan terbuka menerima keluhan yang disampaikan penyedia layanan katering.

“Misalnya bahan baku dari Indonesia sulit didapat, sementara mereka telah berusaha maksimal, ya tentu kita maklumi,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, selama di Makkah, jemaah akan mendapat makan siang dan makan malam selama 20 hari. Sementara selama proses Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina) akan mendapatkan 16 kali makan, dengan rincian 15 kali makan dan sekali snack berat selama 5 hari terhitung tanggal 8 – 12 Dzulhijjah. (Vina) 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here