Kemenag Akan Bangun Studio Film untuk Manasik

230
Kemenag akan bangun Studio Film untuk manasik (Foto: Ditjen PHU)

Jakarta, Muslim Obsession – Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis mengatakan bahwa saat ini asrama haji transit Yogyakarta sudah mempunyai studio film untuk sarana manasik.

“Direncanakan akan dibangun juga studio film di beberapa asrama haji,” tutur Muhajirin.

“Pembangunan studio untuk manasik ini sebagai bentuk penyampaian materi secara audio visual lalu jamaah haji juga melakukan praktek langsung di lapangan di samping juga ada teori,” ucap Muhajirin seperti dilansir Ditjen PHU, Rabu (22/1/2020).

Baca juga:

Sambut Musim Haji, Kemenag Buka Lowongan Petugas Haji 2020

Gubernur Kalbar Hibahkan Tanah Lebih dari 23 Hektar untuk Asrama Haji

Bila Ada Pungli Layanan Haji, Laporkan!

Studio yang akan kita bangun ini di mana proses pelaksanaan, dan proses ibadah di tanah suci, mulai dari proses pelaksanaan manasik sambil diputar bagaimana suasana yang seakan akan kita berada di Masjidil Haram sehingga ketika jamaah haji ini pergi ketanah suci tidak merasa asing lagi.

Di samping itu juga sebagai gambaran bagaimana suasana dan kepadatan jamaah haji di Masjidil Haram, bahwa di sana ini jamaah haji ini tidak sendiri tetapi justru orang-orang yang begitu banyak dari seluruh dunia.

“Jadi kita dekatkan seperti yang ada di sana sedapat mungkin kita lakukan persiapan pelaksanaan ibadah haji dari tanah air,” kata Muhajirin Yanis pada saat membuka Acara Bimtek Penyusunan dan Revisi Anggaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), Bintaro, Selasa (21/1).

Acara tersebut diikuti oleh 29 Kakanwil Kementerian Agama Se Indonesia dan 10 UPT Asrama Haji.

Kepala Bagian Perencanaan dan Humas Slamet mengatakan penting sekali pengelola asrama haji untuk melakukan identifikasi kembali terhadap hal-hal kebutuhan paling tidak kebutuhan pokok kita.

“Dalam pengadaan sarana manasik tentu perlu mempertimbangkan kondisi masing masing asrama haji dan strateginya masing-masing asrama tentu akan berbeda,” ucap Slamet.

“Saya kira juga banyak objek-objek atau potensi penerimaan negara bukan pajak dari asrama haji. Mari kita berlomba-lomba bagaimana meningkatkan penerimaan negara,” ujarnya,” pungkasnya. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here