Kekuatan Maritim China

269

Oleh: Hendrajit (Pengkaji Geopolitik, dan Direktur Eksekutif Global Future)

Bangsa China dalam gerakannya menuju Samudra Hindia lebih suka meraih tujuannya melalui perdagangan, pengaruh dan penyuapan daripada konflik terbuka dan kolonisasi langsung.

Inilah sekelumit kisah yang terungkap tentang China di era Kaisar Zhu Di dan Laksamana Cheng Ho.

Di Asia Tenggara. Malaka, cikal bakal Malaysia, Jawa, Sumatera, Siam atau Thailand, tunduk pada kaisar Zhu Di dari dinasti Ming. Sehingga dianugerahi gelar, hadiah dan hak berdagang.

Di era kekaisaran Zhu Di ini pula China pada 1421 berhasil menemukan dunia baru, yaitu benua yang kelak 68 tahun kemudian Colombus menemukan benua yang diberi nama Amerika yang semula disangkanya India.

Temuan Gavin Menzies dalam bukunya yang berjudul 1421 menggambarkan peran strategis Laksamana Cheng Ho dalam mengembangluaskan kekuatan maritim China sebagai poros maritim dunia. Jepang, Korea, dan Manchuria tunduk ke dalam sistem upeti China.

Meskipun sasaran pokok China adalah menarik semua negara di Asia Tenggara dan Asia Timur ke dalam orbit pengaruhnya. China di bawah kekaisaran Zhu Di mempelajari sejarah, letak geografis, adat kebiasaan dan budaya negara negara itu.

Upaya China menguasai dunia bertumpu pada Laksamana Cheng Ho sebagai Panglima Armada Kelima. Melalui armada lautnya Cheng Ho bertugas mempromosikan perdagangan China dan pengaruhnya ke seluruh Asia, Afrika, dan Timur Tengah.

Di era Presiden Xi Jinping China agaknya bermaksud menghidupkan kembali kejayaan maritim China di era dinasti Ming pimpinan kaisar Zhu Di. Melalui skema OBOR.

Sebab begitu kaisar Zhu Di lengser, kebijakan maritim Zhu Di dan Cheng Ho dihentikan oleh kaisar penerusnya dengan alasan menguras anggaran negara. Laksamana Cheng Ho sendiri tersingkir dari pentas politik seiring terjadinya pergeseran kekuasaan dari klan para kasim istana ke kubu Mandarin, yaitu kaum terdidik/teknokrat menguasai birokrasi pemerintahan China.

Alhasil semua arsip dan dokumen sejarah terkait superioritas bahari China era abad 13 hilang lenyap. Sehingga jejak China melintasi Lautan Atlantik menuju benua Amerika, 68 tahun sebelum Colombus, luput dari pengamatan para sejarawan yang mempelajari China.

Untunglah Gavin Menzies yang pensiunan kapten angkatan laut Inggris namun punya gairah besar terhadap sejarah. Berhasil menemukan kembali fakta fakta sejarah kejayaan maritim China pada era kekaisaran Zhu Di pada abad ke13 melalui kedua bukunya yang monumental. 1421 dan 1434.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here