Kehancuran Yahudi Menurut Al-Quran

101
Umat Yahudi berdoa di Tembok Ratapan. (Foto: REUTERS/Ronen Zvulun)

Oleh: KH. Hafidz Abdurrahman MA (Pengemban Dakwah)

Al-Quran telah menyatakan, “La Tufsidunna fi al-Ardhi Marratain” (Kamu akan menghancurkan mereka dua kali), dalam QS. Al-Isra’ (17): 4.

Menurut Prof. Dr. Omar Abdul Kafi, kehancuran pertama saat Khalifah Umar bin Khatthab menaklukkan Palestina, yang sebelumnya disabdakan Nabi saat Perang Khandak, tahun ke-5 Hijriyah.

فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ أُولَاهُمَا بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًا لَنَا أُولِي بَأْسٍ شَدِيدٍ فَجَاسُوا خِلَالَ الدِّيَارِ ۚ وَكَانَ وَعْدًا مَفْعُولًا

“Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang perkasa, lalu mereka merajalela di kampung-kampung. Dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana”.

Itulah janji yang pertama. Ketika itu, Umar bersama pasukannya memasuki Baitul Maqdis dengan tenang, “Fa Jasu khilala ad-Diyar” (mereka memasuki perkampungan itu dengan tenang).

Ketika Umar menerima kunci Baitul Maqdis, dan membuat perjanjian, maka pada point ke-6, dinyatakan bahwa orang Yahudi tidak boleh menetap di sana. Hanya orang Islam dan Kristen saja yang boleh menetap di sana.

Orang Yahudi baru kembali sejak Inggris membuka jalan mereka ke sana sampai akhirnya mereka merebut dan menguasai Palestina hingga sekarang. Lalu kapan mereka akan dikalahkan yang kedua kalinya?

Jawabannya: Sebagaimana yang pertama. Ketika umat mempunyai pemimpin sekelas Umar, dengan negara dan kepemimpinannya yang bisa menguasai dunia.

Ini sekaligus menguatkan akan terwujudnya bisyarah Nabi, sebagaimana yang dinyatakan kepada Ibn Hawalah, juga bisyarah kembalinya adidaya Islam, sebagaimana dalam hadits Nukman bin Basyir.

Apakah ini masanya? Hanya Allah yang Maha Tahu. Tapi, yang pasti, Israel tidak akan hancur dengan sendirinya, kecuali ada “’Ibadan lana uli ba’sin syadidin” (hamba Kami/Allah yang mempunyai pasukan yang luar biasa) sebagaimana di dalam Qs. Al Isra’ (17) ayat 4 dan 7.

Wallahu a’lam bish showab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here