Kecintaan Abu Bakar Saat Rasul Hijrah

74
Gurun Sahara (Foto: Tribunnews)

Muslim Obsession – Ia bukanlah seorang nabi, namun sosoknya adalah profil manusia yang luar biasa. Pada dirinya tergabung sifat kelemah-lembutan dan ketegasan, kasih sayang dan keberanian, ketenangan dan cepat serta tepat dalam mengambil keputusan, rendah hati dan kewibawaan, serta toleran namun mampu menghancurkan musuh.

Beliau adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq orang yang paling kuat keimanannya setelah para nabi dan rasul. Dan beliau juga adalah orang yang paling mencintai Rasulullah Saw. Kecintaan dan kesetiaannya kepada Nabi sangat tampak pada saat ia menemani Rasulullah Saw berhijrah.

Pada saat Allah Swt. telah mengizinkan Nabi Saw. hijrah, para sahabat pun segera menyambut seruan Allah dan Rasul-Nya untuk berhijrah. Mereka tinggalkan kampung halaman menuju daerah yang sama sekali belum dikenal sebelumnya.

Para sahabat, baik laki-laki atau perempuan, tua dan muda, dewasa maupun anak-anak, mereka beranjak dari Makkah menempuh perjalanan kurang lebih 460 km menuju Madinah.

Untuk mencapai ke tempat tujuan, mereka harus melintasi gurun yang gersang dan tentu saja terik menyengat. Di antara mereka ada yang menempuh perjalanan secara sembunyi-sembunyi, ada pula yang terang-terangan. Ada yang memilih waktu siang dan tidak sedikit pula yang menjadikan malam sebagai awal perjalanan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here