Kecam Trump, Menlu Retno Nyatakan Indonesia Berdiri Bersama Rakyat Palestina

418
Menlu Retno
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.

Jakarta, Muslim Obsession – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengecam pernyataan Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Menlu menyebut pengakuan itu tidak menghormati resolusi Dewan Keamanan PBB.

“Kami mengutuk pengakuan ini. Demokrasi berarti menghormati hukum internasional. Sebagai negara demokratis, AS harus tahu apa arti demokrasi,” kata Menlu melalui siaran pers, Kamis (7/12/2017).

Menlu menyampaikan pandangannya mengenai pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel dalam pidatonya di acara Bali Democracy Forum (BDF), sambil mengenakan syal Palestina.

Ia mengatakan, penggunaan syal Palestina menunjukkan komitmen kuat Indonesia untuk selalu bersama orang-orang palestina dan membela hak mereka. “Indonesia akan selalu berdiri bersama Palestina,” tambahnya.

Pengakuan Presiden Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dinilai membahayakan upaya perdamaian Timur Tengah dan mengganggu dunia Arab dan sekutu Barat. Pengakuan Trump dilakukannya di Washington DC pada Rabu (6/12/2017) pukul 13.00 atau Kamis pukul 01.00 WIB.

Lebih jauh Trump menyatakan pemerintahannya akan memulai proses pemindahan kedutaan AS di Tel Aviv ke Yerusalem. Pernyataan Trump ini kontan menuai pujian Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia mengatakan keputusan Trump merupakan peristiwa penting dalam sejarah.

Sebaliknya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan Amerika Serikat melepaskan perannya sebagai mediator dalam upaya perdamaian. Faksi sekuler Palestina dan faksi Islam pun menyerukan demonstrasi besar. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here