Kasadaran Menjaga Diri

84

Oleh: Ustadz H. Abdul Ghoni Djumhari (Wakil Lembaga Dakwah Parmusi Pusat)

عن أنسٍ رضي الله عنه قَالَ: إِنَّكُمْ لَتعمَلُونَ أعْمَالًا هي أدَقُّ في أعيُنِكُمْ مِنَ الشَّعْرِ، كُنَّا نَعُدُّهَا عَلَى عَهْدِ رَسُول الله صلى الله عليه وسلم مِنَ المُوبِقاتِ. رواه البخاري. وَقالَ: ((المُوبقاتُ)): المُهلِكَاتُ.

“Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: ‘Sesungguhnya engkau semua pasti melakukan berbagai amalan – yang diremehkannya sebab dianggap dosa kecil-kecil saja, yang amalan-amalan itu adalah lebih halus – lebih kecil – menurut pandangan matamu daripada sehelai rambut. Tetapi kita semua di zaman Rasulullah ﷺ menganggapnya termasuk golongan dosa-dosa yang merusakkan – menyebabkan kecelakaan dan kesengsaraan,” (Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan ia mengatakan bahawa arti Almubiqat ialah apa-apa yang merusakkan).

Pelajaran yang terdapat dalam hadits:

1- Kesempurnaan para sahabat radhiyallahu ‘anhum dalam menjaga diri dan malunya kepada Allah SWT.

2- Hendaknya setiap orang selalu waspada akan dosa-dosa kecil, karena ia bisa menghancurkan baginya di dalam agamanya.

3- Gambaran dosa kecil seperti bisa/racun, yang dianggap kecil/remeh tapi bisa merusak seluruh badan.

4- Seorang mukmin melihat dosanya seperti batu besar khawatir kalau akan menjatuhinya, seorang munafik melihat dosanya seperti lalat yang lewat di depan hidungnya.

Tema hadits yang berkaitan dengan Al-Quran:

1- Ilmu yang bermanfaat yang menjadikan orang takut kepada Allah SWT.

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ

“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,” (QS. Fatir: 28).

2- Ilmu Allah meliputi segala sesuatu.

يَعْلَمُ خَائِنَةَ الْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُورُ

“Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati,” (QS. Ghafir: 19).

Wallahu a’lam bish shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here