Kapolri Dukung Program Dakwah Desa Madani Parmusi

1970

Jakarta, Muslim Obsession – Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) dan Kepolisian Republik Indonesia siap bekerja sama menciptakan rasa aman dan nyaman warga, khususnya di daerah-daerah pedalaman, perbatasan, dan pulau-pulau terluar yang selama ini menjadi sasaran prioritas Parmusi dalam mengembangkan dakwah islamiyah.

Program tersebut merupakan bagian dari program dakwah nasional Parmusi yang sudah berjalan dua tahun terakhir yang dikemas dalam Manhaj (metode) Dakwah Desa Madani.

Sekretaris Jenderal Parmusi Ir. Abdurrahman Syagaff mengungkapkan hal tersebut usai mendampingi Pengurus Pusat Parmusi bertemu Kapolri Jenderal Tito Karnavian di kediaman Kapolri, Senin sore (16/7/2018) di kawasan Jakarta Selatan.

Pada pertemuan itu, Pengurus Pusat Parmusi dipimpin langsung oleh Ketua Umum Parmusi H. Usamah Hisyam, Ketua Umum Muslimah Parmusi Nurhayati Payapo, Bendahara Dewi Achyani, Wakil Sekjen Aidil Adha, dua wakil Ketua Lembaga Dakwah Pusat Parmusi Ust. Buchori Muslim dan Ust. Bernard Abdul Jabbar, serta Ketua Parmusi Sulteng Abdurrahman Taha.

Sedangkan Kapolri didampingi Wakabaintelkam Polri Brigjen (Pol) Lucky Hermawan, Asrena Kapolri Irjen (Pol) Gatot Eddy Pranomo, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Muhammad Iqbal, dan Direktur Sosial Budaya Baintelkam Polri Brigjen (Pol) Merdisyam.

Dalam pertemuan itu, Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam memaparkan Program Kerja Dakwah Parmusi dengan membangun Desa Madani di berbagai pelosok tanah air serta rencana pelaksanaan Jambore Nasional 5.000 Dai Parmusi 24-27 September 2018 di Gunung Gede Pangrango Cibodas-Cipanas Jawa Barat, sekaligus mengundang Kapolri menjadi salah satu pembicara dalam Jambore Nasional Dai tersebut dengan tema “Peran dan Posisi Dai dalam Mendukung Kamtibmas”.

Abdurrahman Syagaff menuturkan, konsep Desa Madani yang dibangun Parmusi dalam rangka mensejahterakan warga masyarakat, khususnya umat Islam di berbagai pelosok tanah air.

Kesejahteraan itu, menurutnya, bukan saja melalui upaya peningkatan iman dan takwa, membangun kemandirian ekonomi, pemberdayaan sosial, kualitas pendidikan, tetapi juga rasa aman dan nyaman warga di seluruh pelosok tanah air dengan menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Kami Parmusi belum ahli dalam mengajak warga untuk ikut serta menciptakan kamtibmas, karena itu kami mengundang Kapolri untuk berceramah di depan para dai Parmusi sekaligus mengajak kerja sama dalam mewujudkan Desa Madani,” ungkap Syagaff kepada Muslim Obsession.

Menurut Syagaff, pihak kepolisian diharapkan mendukung program Desa Madani Parmusi, karena program tersebut murni sepenuhnya menjadi program dakwah nasional Parmusi yang menggunakan sumber dana infak dan sedekah umat Islam melalui LAZIS Muslimin, sama sekali tidak ada bantuan dari pemerintah apalagi dana APBN.

Parmusi hanya mengharapkan dukungan Kepolisian RI dalam upaya menciptakan rasa aman yang memang menjadi ranah tugas dan tanggung jawab Kepolisian RI.

“Alhamdulillah, tadi Kapolri menyatakan dukungan penuh kegiatan Desa Madani Parmusi, apalagi di dalam programnya hendak ikut menciptakan rasa aman dan nyaman Kamtibmas yang memang tugas pokok kepolisian,” tegas Syagaff. (Fath)

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here