Jokowi Tolak Amandemen UUD 1945

78
Presiden Jokowi.

Jakarta, Muslim Obsession – Dalam pertemuan dengan para pimpinan parpol minggu lalu, Presiden Joko Widodo mengakui salah satu yang dibahas adalah soal wacana amendemen UUD 1945 yang kini ramai dibahas.

Sekjen Perindo Ahmad Rofiq mengatakan, terkait dengan wacana amendemen UUD 1945, Presiden Jokowi menegaskan kalau wacana amandemen tersebut bukan datang dari dirinya. Kemudian, Presiden Jokowi juga bukan ketua umum partai politik.

“Saya bukan ketua umum partai, jadi saya tidak punya hak apa-apa untuk menyampaikan. Dan juga wacana amandemen itu bukan dari saya,” kata Jokowi dalam pertemuan itu seperti disampaikan Rofiq, Kamis (2/9/2021).

Presiden Jokowi sambung Rofiq, juga menyampaikan siapa yang bisa menjamin kalau amendamen tersebut dilakukan secara terbatas. Dikhawatirkan, begitu dibuka amandemen pasti melebar ke mana-mana.

“Presiden Jokowi sangat keberatan terkait dengan amendemen,” ucap Rofiq.

Sementara terkait dengan wacana 3 periode, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa dirinya tidak ada keinginan sedikit pun untuk menjabat 3 periode. Presiden Jokowi menolak bila wacana 3 periode datang dari Istana.

Lagi pula, bagaimana mungkin 3 periode sementara para ketua umum partai sudah pasang baliho di mana-mana dan sudah siap bertarung untuk maju. Kendati, Presiden Jokowi sangat senang senang melihat para calon-calon presiden mulai bermunculan dengan adanya baliho-baliho yang berterbaran dari berbagai partai.

Menurutnya, hal terpenting disampaikan Presiden Jokowi adalah jangan sampai wacana amendemen itu muncul dari Istana. Kemudian ada hiden agenda untuk meloloskan agenda tertentu di luar wacana 3 periode. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here