Jokowi Minta Aparat Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

70
Presiden RI Joko Widodo. (Foto: biro pers/kemenag)

Jakarta, Muslim Obsession – Presiden Joko Widodo atau Jokowi akhirnya buka suara soal banyaknya kerumunan masyarakat di Jakarta yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Ia pun meminta aparat harus bersikap tegas kepada siapapun yang melanggar.

“Ketegasan aparat mendisiplinkan masyarakat untuk patuh kepada protokol kesehatan adalah suatu keharusan,” kata Jokowi dalam akun Twitternya, Senin (16/11/2020).

Mereka yang melanggar protokol kesehatan kata Jokowi, sama saja merusak upaya pemerintah dalam melakukan penanganan virus corona.

“Angka kasus aktif dan kesembuhan Covid-19 di Indonesia menunjukkan perbaikan, jangan sampai rusak karena tidak berani mengambil tindakan hukum yang tegas di lapangan,” jelasnya.

“Jangan sampai perjuangan dan pengorbanan para dokter, perawat, tenaga medis, paramedis dalam menangani dan merawat pasien Covid-19 menjadi sia-sia karena pemerintah tidak bertindak tegas untuk kegiatan yang bertentangan dengan protokol kesehatan dan peraturan-peraturan yang ada,” tambah Jokowi.

Jokowi mengatakan, keselamatan rakyat adalah yang utama. “Keselamatan rakyat di tengah pandemi merupakan hukum tertinggi. Karena itu, penegakan disiplin protokol kesehatan harus tegas, termasuk pembubaran kerumunan.”

“Saya memerintahkan Kapolri, Panglima TNI, dan Ketua Satgas untuk menindak tegas pelanggar pembatasan yang ditetapkan,” tuturnya.

Jokowi juga meminta menteri dalam negeri menegur kepala daerah yang abai terhadap protokol kesehatan. “Kepada Menteri Dalam Negeri saya minta mengingatkan, kalau perlu menegur, kepala daerah baik gubernur, bupati, maupun wali kota agar memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, jangan malah ikut berkerumun,” jelasnya.

Diketahui imbas kerumunan yang ditimbulkan massa pendukung Habib Rizieq meluas. Kini, Kapolri Jenderal Idham Azis mencopot Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjan dan Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriadi.

Tidak hanya itu, Kapolri Jenderal Idham Azis juga mencopot Kapolres Jakarta Pusat dan Kapolres Bogor. Para petinggi Polri ini dianggap tidak tegas menindak para pelaku pelanggar protokol kesehatan dalam acara yang dihadiri Habib Rizieq. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here