Jerman Mulai Terapkan Pendidikan Agama Islam

498

Pada 2016, data statistik kependuduan menyebutkan bahwa warga muslim di Jerman berjumlah 4,95 juta atau 6,1 persen dari total penduduk Jerman. Ini sekaligus menjadikan Jerman sebagai negara dengan populasi muslim kedua terbesar di Uni Eropa setelah Perancis.

Meski begitu, siswa muslim di Jerman masih sering mendapatkan perlakuan diskriminatif. Seperti yang dialami oleh Gulendam Velibasoglu, 17, siswa kelas 10 sekolah menengah saat Ia bergaul dengan warga lokal.

“Ketika ada yang bertanya dari negara mana saya berasal, saya selalu menjawab Turki. Jika saya mengatakan Jerman, mereka tidak akan menerima jawaban itu. Mereka akan melihat saya sebagai orang asing, meskipun saya warga negara Jerman,” tuturnya.

Kelas Islam dapat wujudkan integrasi budaya Islam dan Jerman. Tahun lalu, terjadi penolakan besar terrhadap Islam di Jerman. Kampanye “Stop Islamisasi” sempat membuat warga muslim Jerman gelisah, bahkan di poster-poster tertulis “sekolah-sekolah bebas Islam.”

Aksi penolakan terhadap Islam tidak berhenti di situ saja. Awal tahun ini, politisi lokal Jerman membahas larangan jilbab. Namun, sebagian politisi lain justru mendorong ekspansi kelas-kelas Islam di sekolah-sekolah umum. Mereka beranggapan bahwa kelas-kelas Islam akan mewujudkan integrasi budaya Islam dan Jerman. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here