Jangan Lewatkan! Ini Waktu, Cara, dan Doa di Hari Jumat

282
Ustadz Adi Hidayat (UAH). (Foto: Youtube/Adi Hidayat Official)

Muslim Obsession – Jumat adalah sayyidul ayyam, penghulu semua hari yang di dalamnya terdapat keberkahan. Salah satu keberkahan di hari tersebut, Allah Ta’ala memberi satu waktu utama kepada hamba-hamba-Nya untuk memanjatkan doa kepada-Nya.

Waktu utama tersebut adalah saat dimana doa yang dipanjatkan akan dikabulkan Allah Ta’ala. Sebagaimana keterangan yang disampaikan Rasulullah ﷺ dalam haditsnya:

فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ، وَهْوَ قَائِمٌ يُصَلِّى، يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ

“Di hari Jumat terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan shalat lantas ia memanjatkan suatu doa pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang ia minta,” (HR. Muttafqun ‘alaih dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu).

BACA JUGA: Istimewanya Sedekah di Hari Jumat

Kapan waktu mustajab tersebut?

Ustadz Adi Hidayat dalam kajiannya menyampaikan bahwa para ulama menganjurkan agar doa dimohonkan kepada Allah pada waktu sore di hari Jumat.

Adapun waktu terbaik untuk membacakan doa ini, dalam konteks waktu di Indonesia bagian barat adalah pada waktu singkat antara Ashar dan Maghrib.

Misalnya, jika waktu Maghrib adalah pukul 18.00 WIB, maka waktu terbaik untuk berdoa ada pada kisaran pukul 17.00 hingga 18.00 atau ambil waktu pertengahan di kisaran waktu 17.30 atau pukul 17.45.

BACA JUGA: Keutamaan Amalan-Amalan Hari Jumat

Bagaimana caranya?

Ustadz Adi menjelaskan, di antara tata cara berdoa di waktu singkat tersebut ada dua. Pertama, berwudhu lalu dengan menghadap Kiblat untuk bermohon kepada Allah Ta’ala kebaikan-kebaikan yang bisa memberikan kemaslahatan di dunia dan akhirat.

Kedua, ada yang memahami diksi ‘qaimun yushalli’ dalam hadits tersebut sebagai shalat. Dianjurkan untuk berwudhu lalu laksanakan shalat apapun sesuai kondisinya.

“Apakah shalat Wudhu misalnya, atau Anda ke masjid menunaikan shalat Tahiyyatul Masjid dan setelah itu bermohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala,” jelas Ustadz Adi.

BACA JUGA: 5 Keistimewaan Hari Jumat

Apa doa yang dibaca?

Di antara doa yang dianjurkan para ulama untuk dibacakan pada waktu tersebut, jelas Ustadz Adi, adalah doa sebagai berikut:

اللهُمَّ اكْفِنَا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِناَ بِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahumakfina bi halaalika ‘an haroomik, wa aghnina bi tha’atika ‘an maksiatik wa bifadhlika ‘amman siwaak

“Ya Allah mohon cukupkan kepada kami segala yang halal dari-Mu dan jauhkan kami dari segala yang Kau haramkan, Ya Allah mohon luaskan diri kami untuk selalu mendapatkan kesempatan untuk bertaat kepada-Mu untuk meningkatkan ketaatan kami kepada-Mu dan terjauh dari perbuatan-perbuatan yang Kau larang, dan mohon luaskan diri kami untuk mendapatkan segala keistimewaan yang Kau tetapkan yang berpeluang kami dapatkan dan jauhkan kami dari selain itu.”

Demikian penjelasan waktu mustajab di hari Jumat. Gunakan untuk merenung dan berdoa memohon kepada Allah atas segala hajat dunia maupun akhirat yang kekal. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here