Jangan Lewatkan! Film Hayya: The Power of Love 2 Tayang 19 September

356
The Power of Love 2 Hayya

Jakarta, Muslim Obsession – Dihantui perasaan bersalah dan dosa di masa lalu, Rahmat, seorang jurnalis berusia 32 tahun yang sedang belajar memahami arti tentang cinta dan keimanan merasa perlu melakukan hal yang berbeda dalam proses hijrahnya.

Rahmat pun akhirnya memutuskan untuk menjadi relawan kemanusiaan di camp pengungsian perbatasan Palestina. Saat bertugas menjadi relawan kemanusiaan dan jurnalis di daerah tersebut, ia bertemu sosok Hayya gadis lugu yatim piatu berusia 5 tahun korban konflik di Palestina.

Kehadiran Hayya banyak membawa perubahan terhadap kehidupan Rahmat, hingga suatu ketika Rahmat harus kembali ke Indonesia karena harus menikah dengan Yasna, membuat Hayya terluka.

Hubungan Rahmat, Hayya dan Yasna tiba-tiba berubah menjadi kompleks, lucu dan menegangkan. Film ‘Hayya: The Power of Love 2’ mengangkat isu kemanusiaan dan menjadi tayangan positif untuk anak-anak generasi milenial di Indonesia.

Film drama keluarga Produksi Warna Pictures, yang mengambil latar Indonesia dan Palestina itu akan tayang serentak di Bioskop Indonesia mulai 19 September 2019.

Hal itu disampaikan oleh produser eksekutif film yang merupakan sekuel dari ‘212: The Power of Love‘ tersebut, Erik Yusuf dalam jumpa pers di Jakarta, Ahad sore (8/9).

“Anak-anak Palestina ini simbol, mereka harus lepas dari bully, rasa ketakutan dan kekhawatiran,” ujarnya.

Dia mengatakan banyak anak yang menjadi korban perang dan menjadi yatim-piatu, dan mereka harus tinggal di kemah-kemah pengungsian.

“Dengan adanya film Hayya ini berharap para penonton dapat peduli terhadap sesama,” tambahnya.

Kemudian, salah satu produser film Hayya, Helvy Tiana Rosa mengatakan film tersebut dibuat dengan idealisme atau yang disebut jihad budaya.

“Kita mungkin tidak bisa membantu secara langsung tapi bisa menyumbang kreasi atau kreatifitas, dan karya kita. Dengan melihat film ini kita bisa peduli terhadap persoalan anak-anak Indonesia, Palestina, Suriah dan mereka yang kurang beruntung,” ujarnya.

Helvy mengatakan, sebagian keuntungan dari film berdurasi 101 menit ini rencananya akan disumbangkan bagi anak-anak Indonesia dan Palestina yang kurang beruntung.

Cerita Hayya juga ditulis dari film ke novel oleh Helvy Tiana Rosa dan Benny Arnas. “Seluruh keuntungan buku akan disumbangkan untuk Palestina kepada beberapa lembaga kemanusiaan yang mendukung film ini,” ujar Helvy.

Jastis Arimba selaku Sutradara merasa terharu dapat membuat karya yang rencananya juga akan diputar ke sejumlah negara di Asia Tenggara.

Film ini dibintangi oleh Fauzi Baadila, Adhin Abdul Hakim, Meyda Sefira, Ria Ricis, Humaidi Abas, Hamas Syahid, Asma Nadia, dan Amna Hasanah Shahab sebagai Hayya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here